Soderling Singkirkan Federer dari Prancis Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roger Federer dalam putaran kedua Prancis Terbuka, di  Roland Garros stadium, Prancis (26/5). AP/Laurent Rebours

    Roger Federer dalam putaran kedua Prancis Terbuka, di Roland Garros stadium, Prancis (26/5). AP/Laurent Rebours

    TEMPO Interaktif ,Paris- Roger Federer, juara bertahan sekaligus unggulan pertama di turnamen grand slam Prancis Terbuka, ternyata harus pulang lebih awal setelah ditaklukkan petenis Swedia, Robin Soderling, di babak perempatfinal dengan skor 3-6, 6-3, 7-5 dan 6-4, Selasa (1/6) waktu setempat. Hasil ini sangat mengejutkan mengingat Federer tak pernah dalam 12 kali pertemuannya dengan Soderling dan memenangi 28 dari 30 set yang pernah mereka mainkan.

    Dalam pertandingan kali ini, Federer harus berjuang keras melawan Soderling, petenis dengan tinggi 1,93 meter yang dikenal memiliki pukulan-pukulan keras. Federer unggul di set pertama namun Soderling membalas mengambil set kedua dengan skor 6-3. Pertandingan sempat terhenti di set ketiga akibat hujan saat kedudukan imbang 5-5. Saat pertandingan dilanjutkan Federer gagal mengimbangi permainan Soderling dan akhirnya tumbang.

    "Dia punya permainan yang bagus dan bisa konsisten memukul bola, mengarahkannya dekat dengan garis. Itu adalah hal yang mengesankan," kata Federer.

    Ini adalah kali pertama dalam enam tahun terakhir, Federer tidak lolos ke semifinal sebuah turnamen mayor. Sebelumnya, petenis asal Swiss ini memang punya catatan pertandingan yang mengagumkan dengan berhasil menang 117 kali secara berturut-turut. "Inilah akhirnya, kau berharap hal ini tidak terjadi tapi ternyata datang juga. Ini sebuah perjalanan yang menyenangkan," kata Federer yang sudah memegang 16 gelar juara grand slam.

    Bagi Soderling, Ini adalah kedua kalinya secara berturut-turut ia berhasil menumbangkan juara Prancis Terbuka. Tahun lalu, Soderling sukses mengalahkan Rafael Nadal, petenis yang menjuarai Prancis Terbuka empat kali berturut-turut, di putaran keempat. Namun Soderling akhirnya tumbang di final saat menghadapi Federer.

    Kemenangan Soderling atas Federer menjadi pembalasan yang sukses setelah ia takluk di final tahun lalu. Petenis berusia 25 tahun itu bahkan berhasil menang dalam tiga set berturut-turut meski perolehan skor cukup ketat. "Meski aku sering kalah, aku selalu punya peluang untuk menang. Aku selalu yakin bisa menang dan ini adalah kemenangan besar tapi belum final. Masih ada pertandingan yang harus dijalani, jadi aku tak akan merayakan ini secara besar-besaran," kata Soderling.

    Pada babak semifinal, Jumat (4/6) nanti, Soderling akan menghadapi petenis Republik Cek, Tomas Berdych. Berdych sebelumnya berhasil menaklukkan petenis Rusia, Mikhail Youzhny, dalam tiga set dengan 6-3, 6-1 dan 6-2 dan lolos ke semifinal turnamen grand slam pertamanya.

    AP | GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.