Jakarta Mati-Matian Lawan Yogyakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Tim voli junior DKI Jakarta bertekat main mati-matian saat menghadapi Yogyakarta pada pertandingan eleminasi, Senin (2/8) besok. Langkah ini untuk mengamankan tiket maju babak delapan besar, setelah kalah melawan Jawa Barat di pertandingan perdana hari ini, dengan skor 3-0 (25-16, 25-22, 25-20).

    "DIY tim yang bagus. Meskipun kami belum mengetahui perminan mereka, kami harus mati-matian agar menang," kata M Budi Rela, pelatih kepala tim DKI Jakarta, Minggu (1/8). Menurutnya, peluang lolos masih terbuka karena hanya satu tim yang akan gugur mengingat pesertanya hanya sembilan tim.

    Budi menilai kekalahan tim asuhannya disebabkan latihan bersama yang dilakukan kurang sehingga belum padu. Dengan kekalahan hari ini, ia yakin para pemain bisa evaluasi kekurangan dan kelebihannya masing-masing. “Untung tadi skornya tidak telak, masih ada tim yang kalahnya jauh,” kata pelatih yang sebelumnya membawa tim junior Indonesia berlatih ke Kuba ini.

    Berbeda dengan Budi yang menilai pemainnya kurang latihan, pelatih Jawa Barat Uep Saepudin, merasa latihan lima hari cukup karena pemain yang memperkuat timnya merupakan pemain jebolan klub besar seperti Tectona Bandung, Tunas Sukabumi, Pasundan Bandung, dan Perdana Cirebon. “Latihan lima hari cukup,” katanya

    Pertandingan lain antara Sumatera Selatan menang dari Bengkulu dengan 3-0 (12-25, 11-25, 17-25) dari Sumatera Selatan. Tim Lampung juga mengemas kemenangan setelah menumbangkan Kalimantan Timur 3-1 (16-25, 25-21, 25-15, 25-14).

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?