Indonesia Gelar Kejuaraan Ski Air Asia, Australasia, dan Oseania

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet ski air asal Sulsel, Tommy Surya Vega, saat kejuaraan Ski Air Piala Andi Mattalatta 2009 di Makassar, Jumat (9/10). DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulsel masih mendominasi hari kedua kejuaraan ski air tersebut. Foto: ANTARA/Yusran Uccang

    Atlet ski air asal Sulsel, Tommy Surya Vega, saat kejuaraan Ski Air Piala Andi Mattalatta 2009 di Makassar, Jumat (9/10). DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulsel masih mendominasi hari kedua kejuaraan ski air tersebut. Foto: ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Untuk pertama kalinya, Indonesia menggelar Kejuaraan Ski Air, Wakeboard, dan Barefoot Asia, Australasia, dan Oseania (AAO) 2010 di Danau Sunter sejak tanggal 5 hingga 10 Oktober.

    Kejuaraan yang digabung dengan Kejuaraan Asia ini diikuti 114 atlet dari 17 negara.

    "Untuk atlet dari Asia, sekali main, kalau menang akan dapat dua medali, AAO dan Kejuaraan Asia," kata Wakil Ketua Penyelenggara AAO 2010 Danny Boestami kepada Tempo, pagi ini.


    Kegiatan dua tahunan ini diharapkan tidak terganggu oleh cuaca ekstrem yang sedang melanda Indonesia. "Kami siasati dengan memajukan jadwal pertandingan lebih pagi, jadi saat hujan turun sore hari, pertandingan sudah selesai," ujar Danny yang juga menjabat Sekretaris Jenderal II Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia itu.

    Ia menyebutkan olahraga ini memiliki batas toleransi cuaca. "Kalau hujan angin terlalu kencang, pertandingan tidak bisa dilakukan," katanya. Bukan hanya dengan memajukan jadwal pertandingan, Danny mengatakan panitia juga menyiapkan pawang hujan. "Usaha apapun kami lakukan supaya acara ini berjalan lancar," ujarnya.

    Terpilihnya Danau Sunter sebagai lokasi penyelenggaraan disebutkan Danny karena tempat ini sudah biasa dipakai untuk latihan atlet nasional dan DKI Jakarta. "Fasilitas pendukung seperti motorboat sudah ada di sini," katanya.

    Danny mengemukakan sempat ada pertimbangan untuk menyelenggarakan kejuaraan ini di Bali. "Tapi biayanya bisa dua kali lipat daripada di Jakarta," ujarnya. Hal ini bisa terjadi karena Bali bukan lokasi yang biasa dipakai untuk olahraga ski air. "Fasilitasnya harus dibangun dulu," katanya.

    Sementara, panitia memilih waktu penyelenggaraan di akhir tahun dikatakan Danny karena agenda Persasi yang penuh di awal tahun. "Kami juga mencocokkan dengan musim di Australia dan Selandia Baru," ujarnya.

    Menurutnya, Australia dan Selandia Baru merupakan tim nasional yang dijagokan dalam kompetisi ini. "Keduanya bergantian jadi juara umum," kata Danny. Selain kedua negara tersebut, turut bertanding pula Indonesia, Cina, Taiwan, Hong Kong, Korea, Kuwait, Lebanon, Iran, Uni Emirat Arab, Singapura, Malaysia, India, Jepang, Thailand, dan Filipina.

    Untuk pertama kali pula, AAO diikuti tim dari negara-negara Timur Tengah. "Biasanya, Timur Tengah masuk ke wilayah yang sama dengan Eropa, tapi kali ini kami mengundang karena secara geografis Timur Tengah lebih dekat ke Asia," ujarnya.

    PUTI NOVIYANDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?