Sebulan Pertama, Tim Sembilan Banyak Berdialog  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti.

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam bulan pertama menjalankan tugasnya, Tim Sembilan akan lebih banyak melakukan dialog dengan berbagai pemangku kepentingan olahraga, termasuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Menurut salah satu anggota Tim Sembilan, Gatot S. Dewabroto, ini dilakukan agar pihaknya bisa mengumpulkan informasi lebih komprehensif.

    Tim Sembilan merupakan tim yang dibentuk Menteri Pemuda dan Olahraga untuk mengevaluasi kinerja Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan memberikan rekomendasi kepada Menteri untuk membuat keputusan berupa rancangan peraturan yang mengikat. Mereka diberi waktu hingga Maret untuk menyelesaikan tugasnya.

    "Sifatnya (pertemuan dengan pemangku kepentingan olahraga) bukan seperti di lembaga peradilan yang mengundang saksi," kata Gatot saat memberikan keterangan pers seusai dialog pertama mereka, Rabu malam, 7 Januari 2015. "Bentuknya adalah dengar pendapat, sharing."

    Menurut Gatot, dengar pendapat itu dilakukan secara terpisah dengan masing-masing pihak agar mereka bisa memberikan pendapatnya secara bebas.

    Pada Rabu, 7 Januari 2015, Tim Sembilan telah bertemu dengan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman, Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Mayor Jenderal (Purnawirawan) M. Noor Aman, Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat John Fresly, dan Komisioner KI Pusat Yhannu Setyawan.

    GADI MAKITAN

    Baca juga:
    Dapat Jatah Libur, John Terry Latihan di Gunung
    Di Maria: Ronaldo Tak Akan Kembali ke MU
    Lionel Messi Diprediksi Jadi Pemain Termahal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.