Peluang PSG Tipis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga pemain andalan Barcelona, Luis Suarez, Neymar, dan Lionel Messi, merayakan gol pada pertandingan melawan Atletico Madrid di Barcelona, Januari 2015. Ketiganya telah menyumbang 80 gol lebih untuk Barcelona. Miguel Ruiz/FC Barcelona via Getty Images

    Tiga pemain andalan Barcelona, Luis Suarez, Neymar, dan Lionel Messi, merayakan gol pada pertandingan melawan Atletico Madrid di Barcelona, Januari 2015. Ketiganya telah menyumbang 80 gol lebih untuk Barcelona. Miguel Ruiz/FC Barcelona via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesimistis, itulah aura yang dicetuskan mantan bek sayap kiri timnas Prancis, Eric Abidal, yang menghabiskan enam musim kompetisi bersama Barcelona. Ia memprediksi Paris Saint-Germain (PSG) hanya punya sedikit peluang untuk lolos ke semifinal Liga Champions seusai kalah 1-3 dari Barcelona di Parc des Princes.

    "Peluang PSG kecil. Saya bisa mengatakan hal ini karena saya kenal Barcelona dari dalam hingga luar. PSG tidak akan difavoritkan. Mereka sulit menghindari kekalahan. Dalam kasus apa pun, tim Prancis itu harus mencetak gol. Jika mereka kebobolan akan semakin sulit," kata Abidal kepada harian Prancis, Le Parisien, Selasa, 21 April 2015.

    Abidal kemudian menilai kekalahan PSG karena dua pemain penting, Zlatan Ibrahimovic dan Marco Verratti, absen pada leg pertama. "PSG tidak bisa mengambil keuntungan pada leg pertama karena kehilangan pemain. Saya tidak yakin ada banyak perbedaan antara kedua tim," kata Abidal.

    Kendati PSG pernah mengalahkan Barcelona 3-2 di Paris pada fase grup Liga Champions, Abidal yakin raksasa Prancis itu akan kesulitan ketika bertandang ke Barcelona. "Singkatnya, mereka akan sulit menang," kata Abidal yang pernah memperkuat Oympique Lyon dan Barcelona.

    Barcelona akan menjamu PSG di Camp Nou pada Rabu dinihari WIB ini. Klub Katalan itu hanya memerlukan hasil imbang saja untuk lolos ke semifinal.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.