Lewati 11 Babak, Sean Akhirnya Juara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Telin Turnamen Catur Internasional 2011. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Telin Turnamen Catur Internasional 2011. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pecatur putra Indonesia IM Sean Winshand Cuhendi menjuarai JAPFA Grandmasters Tournament 2015 dengan mengumpulkan 7,5 angka di Jakarta, Rabu, 23 April 2015.

    Selain memenangi turnamen Grandmasters itu, sehari sebelumnya pada babak ke-9, Selasa, Sean juga telah mampu meraih norma pertama GM setelah mengumpulkan 6,6 angka.

    Sean yang tampil stabil selama 11 babak pertandingan tanpa mengalami kekalahan, tidak menyangka dia bakal memenangi turnamen catur internasional itu.

    "Saya gak mikir bakal juara, di sini lawan-lawan sangat berat," kata Sean pada acara penutupan turnamen catur itu.

    Disinggung tentang rencana kedepannya, Sean mengatakan ingin melangkah ke tahap norma kedua. "Ke depan target saya melengkapi norma yang lain," tambahnya.

    Sementara itu, pada turnamen JAPFA Grandmasters itu juga memunculkan prestasi lain dengan suksesnya WGM Medina Warda Aulia meraih norma IM.

    Sementara Dewan Pembina PB Percasi Eka Putra Wirya menyatakan cukup senang dengan hasil yang ditampilkan pecatur Indonesia.

    "Ini hasil luar biasa, Sean masih muda, dan kami akan beri kesempatan kepada pecatur lain untuk mendapatkan seperti ini," kata Eka Putra Wirya.

    Pada kejuaraan catur itu, pecatur Vietnam GM Nguyen Anh Dung menempati posisi kedua dengan 7 angka dan pecatur Belanda GM Sergei Tiviakiv di urutan ketiga dengan 6,5 angka.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?