Riky/Richi Anggap Lapangan Bukan Halangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda campuran Indonesia Riky Widianto (kanan) dan Richi Puspita Dili berjabat tangan usai mendapatkan angka ketika melawan pasangan Singapura Loh Kean Hean dan Tan Wei Han pada Axiata Cup di Britama Sport Mall, Jakarta, 1 Desember 2014. Ganda campuran Indonesia menang 21-15, 21-17. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ganda campuran Indonesia Riky Widianto (kanan) dan Richi Puspita Dili berjabat tangan usai mendapatkan angka ketika melawan pasangan Singapura Loh Kean Hean dan Tan Wei Han pada Axiata Cup di Britama Sport Mall, Jakarta, 1 Desember 2014. Ganda campuran Indonesia menang 21-15, 21-17. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta -Pasangan ganda campuran Indonesia Riky Widianto/Richi Dili Puspita menang dalam putaran pertama turnamen Selandia Baru Terbuka 2015 yang diselenggarakan di Auckland, Rabu, meski mereka harus menyesuaikan dengan lapangan.

    "Tadi musuhnya memang lumayan juga. Tapi, mereka baru pertama bertanding sehingga masih penyesuaian lapangan dan bola juga," kata pelatih ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Nova Widianto dalam pesan singkat kepada Antara di Jakarta, Rabu.

    Riky/Richi mampu mengungguli pasangan Australia Robin Middleton/Leanne Choo dalam pertandingan selama 51 menit dengan skor 21-17, 20-22, dan 21-17.

    Nova mengatakan kemenangan pasangan pelatnas PBSI itu dalam tiga game tidak terpengaruh oleh perbedaan suhu antara Selandia Baru dengan Indonesia.

    "Suhu tidak terlalu dingin. Cuma penyesuaian lapangan dan bola saja," kata Nova.

    Selain Riky/Richi, dua pasangan ganda campuran pelatnas PBSI juga turun dalam turnamen berhadiah total 120 ribu dolar AS itu yaitu Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani dan Alfian Eko Prasetya/Shella Devi Aulia.

    Indonesia juga menempatkan empat ganda campuran nonpelatnas yaitu Agripinna Primarahmanto Putra/Rizki Amelia Pradipta, Fran Kurniawan/Komala Dewi, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, dan Andrei Adistia/Vita Marissa.

    Pada nomor tunggal putra, Dionysius Hayom Rumbaka menang atas wakil tuan rumah Abhinav Manota dengan skor 21-13 dan 21-14.

    Sementara, Simon Santoso yang menjadi pemain unggulan enam dalam turnamen tingkat grand prix gold itu kalah dari tunggal putra Tiongkok Lin Gui Pu dengan skor 12-21, 9-21.

    Pada partai tunggal putri, Maria Febe Kusumastuti telah menyingkirkan tunggal putri Selandia Baru Soomi Line Lee dengan skor 21-9, 21-8. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.