Ini Komentar Pelatih Asing Atas Liga Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil walikota Makassar, Syamsul Rizal (kedua kiri) bersama sopurter memberikan dukungan saat perdandingan melawan Persiba Balikpapan pada Liga Qatar National Bank (QNB) 2015 di Stadion Andi Matalatta, Makassar, 6 April 2015. PSM Makassar masih menunggu International Transfer Certificate (ITC) dua pemain Serbia Nenad Begovic (gelandang) dan Nemanja Vucicevic (striker). TEMPO/Fahmi Ali

    Wakil walikota Makassar, Syamsul Rizal (kedua kiri) bersama sopurter memberikan dukungan saat perdandingan melawan Persiba Balikpapan pada Liga Qatar National Bank (QNB) 2015 di Stadion Andi Matalatta, Makassar, 6 April 2015. PSM Makassar masih menunggu International Transfer Certificate (ITC) dua pemain Serbia Nenad Begovic (gelandang) dan Nemanja Vucicevic (striker). TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Kepala PSM Makassar, Hans Peter Schaller, menyatakan sepak bola Indonesia lucu. Para pemain di setiap klub tetap diminta menyumbangkan pemainnya meski tidak ada kejelasan terkait pelaksanaan kompetisi di Indonesia.

    Hans Peter Schaller di Makassar, Rabu, mengatakan hal itu menanggapi upaya keras pelatih timnas memanggil kedua pemainnya, yakni Muchlis Hadi Ning dan Agung Prasetyo. Keduanya sebelumnya tidak diizinkan bergabung dalam Pelatnas SEA Games 2015 di Singapura.

    "Saya juga bingung. PSSI dibekukan, tapi di lain pihak justru pemain masih dipanggil bela timnas," ujarnya.

    Namun demikian, pelatih asal Austria itu mengaku bahwa kedua pemainnya memang memiliki kemampuan dan dibutuhkan di timnas.

    Mantan pelatih timnas Laos itu sebelumnya dengan tegas menolak memberikan izin untuk keduanya bergabung dalam timnas Indonesia U-23. Muchlis Hadi Ning dan Agung Prasetyo beserta timnas U-23 sebelumnya diproyesikan akan tampil di ajang SEA Games 2015 di Singapura.

    Pelatih tidak memberikan izin karena kondisi dan situasi sepak bola di Indonesia yang masih belum jelas. Selain itu, kata dia, agenda SEA Games 2015 juga tidak masuk dalam agenda federasi sepak bola dunia (FIFA).

    Mantan arsitek Persiba Balikpapan itu mengatakan keberadaan kedua pemain masih dibutuhkan demi menjaga kesolidan dan motivasi tim. Mental anak-anak asuhnya belum terdongkrak seusai penghentian kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau QNB League musim 2015 oleh PSSI.

    Namun dalam perkembangan selanjutnya, tim Juku Eja pada akhirnya tetap memberikan izin bagi kedua pemain untuk bergabung dalam pelatnas. Hal itu setelah tim pelatih timnas melakukan komunikasi rutin dan lobi-lobi dengan manajemen PSM. 

    Muchlis Hadi Ning dan Agung Prasetyo merupakan dua di antara 24 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan tahap keempat atau terakhir untuk ajang SEA Games 2015, Singapura. TC timnas U-23 ini digelar di Lapangan Football Plus Arena, Bandung, Jawa Barat, mulai 7 Mei 2015.

    Dari 24 pemain yang dipanggil, rencananya hanya 20 yang akan dibawa pelatih Aji Santoso ke SEA Games 2015, Singapura. Garuda Muda diperkirakan berangkat ke Singapura tanggal 27 atau 28 Mei mendatang.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.