Piala Sudirman, Atlet Bulu Tangkis Indonesia Disebut Ambisius

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii (kiri) dan Nitya Krishinda Maheswari (kanan) mengembalikan bola ke ganda putri Taiwan Hsieh Pei Chen dan Wu Ti Jung pada perempat final Piala Sudirman 2015 di Dongguan Basketball Center, Tiongkok, 15 Mei 2015. ANTARA FOTO

    Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii (kiri) dan Nitya Krishinda Maheswari (kanan) mengembalikan bola ke ganda putri Taiwan Hsieh Pei Chen dan Wu Ti Jung pada perempat final Piala Sudirman 2015 di Dongguan Basketball Center, Tiongkok, 15 Mei 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Dongguan - Tim putri bulu tangkis Indonesia berhasil masuk ke semifinal Piala Sudirman 2015 setelah mengalahkan Taiwan 3-1 di Dongguan, China, Jumat kemarin. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Indonesia bertemu langsung dengan tuan rumah Cina, hari ini, Sabtu, 16 Mei 2015.

    Sejumlah media di Negeri Tirai Bambu tentu terjebak pada dukungan untuk negaranya sendiri. Buktinya, mereka tak memfavoritkan Indonesia sebagai pemenang. Namun mereka tetap mewaspadai ganda putri nomor satu, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. "Cina diperkirakan akan memenangi Piala Sudirman untuk keenam kalinya, tapi Indonesia yang menjadi pemenang perdana pada 1989 begitu ambisius," tulis situs berita Xinhuanet.

    Sejumlah pernyataan yang cukup menyerang dari Greysia Polii menghiasi media-media Cina. Salah satunya kala gadis asal Jakarta berusia 27 tahun tersebut menyinggung Piala Sudirman 2013. "Di sini memang rumah dan penonton Cina," kata perempuan yang akrab disapa Grace itu. "Tapi, pada 2013, kami nyaris mengalahkan mereka. Apa pun mungkin terjadi di lapangan." 

    Greysia/Nitya menang mudah dua set atas ganda putri Taiwan peringkat ke-57 dunia, Hsie Pei Chen/Wu Ti Jung 21-14, 21-9. Serangan pasangan Indonesia yang menduduki peringkat ketujuh dunia itu tak mampu dihadang dengan baik oleh pasangan Taiwan ini. 

    Kemenangan mereka menggenapkan prestasi ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang mengalahkan Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin 21-17, 21-18 dan tunggal putra Jonatan Christie yang mengalahkan Hsu Jen Hao 21-12, 13-21, 21- 16.

    TRI SUHARMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.