Atlet Bulu Tangkis Israel Terancam Unjuk Gigi di Senayan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis asal Israel Misha Zilberman, mengembalikan pukulan lawannya Wong Derek pada pertandingan Olimpiade 2015 di London, 29 Juli 2015. ADEK BERRY/AFP/GettyImages

    Pebulutangkis asal Israel Misha Zilberman, mengembalikan pukulan lawannya Wong Derek pada pertandingan Olimpiade 2015 di London, 29 Juli 2015. ADEK BERRY/AFP/GettyImages

    TEMPO.COJakarta - Pemain bulu tangkis Israel, Misha Zilberman, terancam batal tampil di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis yang akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, 10-16 Agustus 2015. Hingga situs Jerusalem Post memberitakan hal ini pada 6 Agustus 2015, pemain tunggal putra itu tak kunjung memperoleh visa ke Indonesia.

    Zilberman sudah mengajukan permohonan visa sejak enam bulan lalu. Sembari menunggu proses permohonan visanya selesai, selama dua pekan terakhir, dia berlatih di Singapura. "Setelah enam bulan bersurat, mengirim semua dokumen yang mereka minta, dan setelah kami tiba di Singapura, mereka berkata tidak," tulis Zilberman di laman Facebook-nya.

    Pembunuhan Hayriantira XL:
    Sebelum Dibunuh, Asisten Cantik Bos XL Titip Pesan Terakhir
    Siksa dan Bunuh Asisten Cantik Bos XL, Apa Motif Andi Sesungguhnya?

    "Federasi Bulu Tangkis Dunia mengetahui masalah ini, tapi mereka tidak membantu," ucap atlet 26 tahun itu. "Mereka memilih tidak peduli dan menunggu hingga waktu berlalu. Setelah dua pekan menunggu di Singapura, mungkin mereka malah menyuruh saya pulang, dan bukan ke Kejuaraan Dunia."

    Zilberman pernah tampil di Olimpiade London 2012. Itu adalah pertama kalinya seorang warga Israel tampil di Olimpiade. Tapi dia tidak lolos dari babak grup. Pemain ini beberapa kali meraih medali emas di berbagai nomor dalam Maccabiah Games--kompetisi multicabang kaum Yahudi. Zilberman saat ini menduduki peringkat ke-44 dunia tunggal putra.

    JERUSALEM POST | GADI MAKITAN

    Berita Menarik Lainnya
    Kantor Ahok Dikepung Tentara, Ada Apa? 
    Teori Konspirasi di Balik Hilangnya Pesawat Malaysia MH370
    OC Kaligis Laporkan Penyidik KPK ke Bareskrim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.