Mendaki Menara Ontario, Eugenie Bouchard Mau Bunuh Diri?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Kanada, Eugenie Bouchard membuat selfie setelah mengalahkan Kiki Bertens dari Belanda, pada babak kedua Australia Open d2015 di Melbourne, 21 Januari 2015. REUTERS/Issei Kato

    Petenis asal Kanada, Eugenie Bouchard membuat selfie setelah mengalahkan Kiki Bertens dari Belanda, pada babak kedua Australia Open d2015 di Melbourne, 21 Januari 2015. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, Ontario - Petenis putri asal Kanada, Eugenie Bouchard, berusaha mencari pengalih perhatian di luar tenis setelah tersingkir pada babak pertama Turnamen Rogers, yang berlangsung di negaranya sendiri, pekan lalu. Ia melakukan kegiatan ekstrem, yaitu berjalan di atas gedung CN Tower setinggi 553 meter, yang berada di Ontario, Kanada.

    Berdasarkan foto yang diunggah ke akun Twitter @geniebouchard, petenis 21 tahun itu berdiri di tepi atap menara tersebut dengan tangan bersilang di depan dada. Sedangkan pada akun Instagram-nya, petenis yang kini menduduki peringkat 25 dunia itu mengunggah foto dirinya sedang berjalan dengan keterangan: "Berusaha Seimbang".

    Bouchard adalah pemain muda yang sempat diramalkan bisa mengancam supremasi Serena Williams, Maria Sharapova, dan sederet petenis senior lainnya. Namun, setelah mencuri perhatian di sejumlah turnamen besar, prestasinya terus melorot. Pada Grand Slam Wimbledon, London, Inggris, bulan lalu, misalnya, petenis dengan pukulan forehand tangan kanan ini tersingkir pada babak-babak awal.

    Ketenarannya kini mulai dikalahkan oleh pemain muda dari Spanyol berdarah Venezuela, Garbine Muguruza, yang menembus final Grand Slam Wimbledon untuk pertama kali dan memaksa Serena berjuang keras untuk mengalahkannya pada partai final itu.

    Kemampuan Bouchard di lapangan dinilai tak mengalami kemajuan berarti. Hal ini tak sebanding dengan popularitasnya di luar lapangan yang dianggap sudah setara dengan idolanya pada masa kecil, Maria Sharapova. Petenis Kanada ini dinilai tak punya senjata pukulan yang mematikan.

    DAILY MAIL | TENNIS WORLD | RINA WIDIASTUTI | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.