Anderson Juara Turnamen Pemanasan AS Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Afrika Selatan Kevin Anderson mengembalikan pukulan bola dari petenis asal Inggris Andy Murray dalam pertandingan tenis tunggal putra di ajang Kejuaraan Tenis Wimbledon, di London, Inggris, Senin 30 Juni 2014. REUTERS/Toby Melville

    Petenis asal Afrika Selatan Kevin Anderson mengembalikan pukulan bola dari petenis asal Inggris Andy Murray dalam pertandingan tenis tunggal putra di ajang Kejuaraan Tenis Wimbledon, di London, Inggris, Senin 30 Juni 2014. REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, North Carolina - Petenis Afrika Selatan peringkat 15 putra dunia, Kevin Anderson, menjuarai turnamen Winston-Salem Open tdi North Carolina, Amerika, Sabtu waktu setempat atau Minggu WIB, 30 Agustus 2015.

    Anderson, 29 tahun, di babak final mengalahkan petenis Prancis peringkat 140 dunia, Pierre-Hugues Herbert, 6-4, 7-5.

    Trofi juara Anderson itu merupakan yang pertama diraih di tahun 2015 ini. Sebagai juara Anderson berhak atas hadiah uang 83 ribu dolar Amerika atau Rp 1,1 miliar, sedangkan Herbert kebagian 47 ribu dolar lebih atau Rp 660,7 juta.   

    “Saya telah mencapai babak final pada sejumlah turnamen, dan itu selalu merupakan babak yang sulit,” kata Anderson yang telah mencapai tujuh kali babak final turnamen Asosiasi Tenis Profesional (ATP). “Setiap final situasinya berbeda. Seorang pemain terkadang menang, terkadang pula kalah.”

    Turnamen di North Carolina ini merupakan turnamen pemanasan menjelang turnamen Grand Slam Amerika Serikat  Terbuka 2015, di New York, mulai Senin besok. Turnamen Winston–Salem Open ini merupakan turnamen ATP World Tour Masters 250 yang memiliki level keempat setelah grand slam.

    Anderson langsung terbang ke New York seusai pertandingan final, di mana ia akan menghadapi pemain remaja Rusia berumur 17 tahun, Andrey Rublev, pada babak pertama AS Terbuka. Prestasi terbaik Anderson pada AS Terbuka sejauh ini mencapai babak ketiga pada 2010, 2011,  dan 2014.

    ATP | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.