Mimpikan Lapangan Ala Victoria Park, Ini yang Ahok Tunggu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak bermain bola di antara rimbunnya pepohonan di sebuah taman di kawasan Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/3). Meski tidak bisa sebebas bermain bola layaknya di lapangan, namun anak-anak tetap bisa menikmati permainan di lahan yang sempit. TEMPO/Yosep Arkian

    Sejumlah anak bermain bola di antara rimbunnya pepohonan di sebuah taman di kawasan Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/3). Meski tidak bisa sebebas bermain bola layaknya di lapangan, namun anak-anak tetap bisa menikmati permainan di lahan yang sempit. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan akan membangun sembilan lapangan sepak bola di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, yang masih menunggu surat pengesahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    "Kami akan bangun lapangan bola. Lapangan golf di Kemayoran itu akan kita ubah, seperti Victoria Park. Sembilan lapangan bola standar besar kita akan bikin seperti itu," katanya di Jakarta, Jumat.

    Mantan Bupati Belitung Timur itu juga berencana membangun sejumlah rumah susun (rusun) di sekitar sembilan lapangan sepak bola di Kemayoran.

    "Lalu depannya blok C2 dan C3 kita bangunkan rusun. Jadi anak-anak rusun kita bisa main ke situ. Bisa tiap hari main bola," katanya.

    Ahok melihat olahraga sepak bola sangat digemari oleh anak-anak di DKI Jakarta melalui sarana Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA).

    "RPTRA itu lapangan bolanya 18 jam main terus. Nanti rumputnya akan kita ganti rumput sintetis karena sekarang rusak terus," ujar Ahok.

    Perencanaan pembangunan lapangan sepak bola tersebut, menurut dia, merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk membangun sepak bola.

    "Kenapa saya bicara seperti ini, karena Jakmania jangan khawatir saya sangat serius untuk membuat Jakarta menjadi kebanggaan. Bahkan, kita mau bangun di Taman BMW jadi markasnya Jakmania," kata Ahok.

    Ahok juga menegaskan kembali bahwa Pemerintah Provinsi DKI berkeinginan untuk mengakuisisi klub Persija untuk meningkatkan kualitasnya. Namun itu masih terkendala permasalahan keuangan dalam manajemen klub.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.