Palembang Akan Mulai Hitung Mundur 1.000 Hari Asian Games

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama aka Ahok kibarkan bendera Olimpiade Asia untuk para atlet saat upacara penutupan Asian Games di Incheon, 4 Oktober, 2014. (AP/Dita Alangkara)

    Basuki Tjahaja Purnama aka Ahok kibarkan bendera Olimpiade Asia untuk para atlet saat upacara penutupan Asian Games di Incheon, 4 Oktober, 2014. (AP/Dita Alangkara)

    TEMPO.CO, Jakarta - Countdown atau hitung mundur pelaksanaan Asian Games 2018 dinilai menunjukkan jika Indonesia dalam hal ini Jakarta dan Palembang siap untuk menggelar kejuaraan olahraga paling bergengsi di Asia itu.

    "Sebuah kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Dengan 1.000 hari hitung mundur ini diharapkan menjadi tonggak untuk mempersiapkan diri dengan baik," kata Wakil Ketua Komite Olahraga Indonesia Muddai Madang saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat, 20 November 2015.

    Sesuai dengan rencana, pelaksanaan 1.000 hari hitung mundur kejuaraan empat tahunan ini dilaksanakan di Palembang dan informasinya akan dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Ketua KOI Erick Thohir, hingga Gubernur Sulawesi Selatan Alex Noerdin.

    Beberapa kegiatan bahkan sudah disiapkan pihak panitia. Selain pelepasan 1.000 lampion, pelaksanaan hitung mundur yang dipusatkan di Palembang Sports and Convention Center juga diwarnai dengan pelaksanaan fashion show hingga konser grup musik Armada. Selain itu juga karnaval yang dipusatkan di Benteng Kuto Besak.

    Muddai menegaskan, selain untuk menunjukkan kesiapan Indonesia, pelaksanaan 1.000 hari hitung mundur ini juga untuk mengingatkan kepada pihak pemerintah Komite Olahraga Nasional Indonesia, KOI, dan pengurus besar cabang olahraga agar bergandeng tangan untuk mensukseskan Asian Games 2018, baik prestasi maupun pelaksanaan.

    "Marilah kita memanfaatkan waktu yang ada untuk bersiap diri baik mempersiapkan pelaksanaan maupun atlet. Saatnya kita untuk bergandeng tangan," katanya.

    Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang akan digelar pada 18 Agustus-2 September. Ada 36 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Sebagai tuan rumah, Indonesia jelas diuntungkan dengan bisa memilih salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan selain yang telah ditetapkan.

    Untuk di Jakarta, pelaksanaan Asian Games 2018 akan digelar di beberapa titik mulai areal Gelora Bung Karno hingga Jiexpo Kemayoran. Sedangkan di Palembang akan dipusatkan di Jakabaring Sport City.

    Pada kejuaraan empat tahunan ini, Indonesia memasukkan beberapa cabang olahraga di antaranya pencak silat dan bridge. Pada kedua nomor tersebut diprediksi mampu menyumbang medali emas bagi kontingen Indonesia karena selama ini prestasinya cukup bisa dibanggakan.

    Untuk cabang unggulan lain yang diprediksi mampu menyumbang medali emas di antaranya bulu tangkis, angkat besi, dan panahan. Demi meraih target, pemusatan latihan mulai saat ini telah digelar karena sebelum Asian Games banyak kejuaraan yang dihadapi mulai Olimpiade 2016 hingga SEA Games 2017.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.