CLS dan Pelita Jaya Tembus Semifinal Pre-season IBL

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelita Jaya Melawan CLS Knights. ANTARA/Andika Betha

    Pelita Jaya Melawan CLS Knights. ANTARA/Andika Betha

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim bola basket Pelita Jaya EM Jakarta dan CLS Knight Surabaya memastikan diri lolos ke semifinal Pre-season IBL 2015 setelah menjadi juara grup di GOR C-Tra Arena Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis.

    Pelita Jaya memastikan menjadi pemuncak Grup C setelah mengalahkan Bima Sakto Nikko Steel Malang dengan skor 49-16. Pelita Jaya membukukan nilai sempurna enam dari hasil tiga kemenangan yang diraihnya pada penyisihan Grup C.

    Sementara itu, CLS Knight juga memastikan diri lolos ke semifinal setelah menjadi juara Grup B. Pada laga ketiga di fase grup, CLS mengalahkan Hang Tuah Sumatera Selatan 72-55.

    Tuan rumah JNE Bandung Utama menjadi runner up Grup B dengan torehan dua kali menang dan sekali kalah. Pada laga ketiganya, Bandung Utama mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 63-56.

    Satu-satunya kekalahan Bandung Utama di fase grup dialami pada laga pertamanya atas Pelita Jaya Jakarta.

    Pelita Jaya menunjukkan diri sebagai tim terbaik di Pool C dengan menyapu bersih tiga laga di fase penyisihan itu. Tim asal Jakarta tersebut mampu mengalahkan Bimasakti Nikko Steel Malang.

    "Kami tidak terlalu memikirkan siapa lawan di semifinal. Yang terpenting tim kami tetap fokus menang dan bermain bagus dalam setiap pertandingan," kata pelatih Pelita Jaya Benjamin Alvarezsipin.

    Diperkuat beberapa pemain berpengalaman, Pelita Jaya tampil mendominasi pertandingan. Pada kuarter awal, Pelita tampil secara agresif. Sebanyak 19 poin dicetak sepanjang kuarter ini.

    Permainan agresif Pelita Jaya menyulitkan Bimasakti mencetak angka, bahkan hanya mendapat 4 poin di kuarter pertama. Pelita Jaya beberapa kali melalukan scoring run sehingga menyebabkan perbedaan angka makin lebar. Dominasi Pelita terus berlanjut di kuarter-kuarter selanjutnya hingga akhir pertandingan.

    Adhi Prasetyo Putra menjadi bintang kemenangan Pelita di laga ini dengan torehan 20 poin dan 11 rebounds. Kunci sukses Pelita adalah strategi defense yang ketat. Pelita memanfaatkan tidak maksimalnya permainan Bima Sakti karena kehilangan pengatur serangan Deni Sartika.

    "Tim harus melakukan evaluasi dan latihan untuk menjalani season. Kerja sama tim dan pertahanan harus kami kuasai," kata pelatih Bima Sakti Oei A Kiat.

    Meski sudah meraih tiket ke semifinal, Pelita harus menjalani sisa laga di Pool C melawan Satya Wacana Salatiga. Pertandingan akan berlangsung pada hari Jumat.

    Sementara itu, Satria Muda akan memastikan pertandingan terakhir dengan Aspac untuk menentukan pemuncak Grup A. Pada laga keduanya, Satria Muda mengalahkan tuan rumah Garuda Bandung 70-56. Garuda sendiri sudah tertutup peluangnya ke semifinal dengan kekalahan beruntun yang dialami tim itu.

    Pada pertandingan lainnya, Stadium Jakarta mengalahkan NSH Jakarta 74-37. Peluang Stadium untuk ke semifinal akan ditentukan oleh laga lainnya di Grup A, Aspac melawan Satria Muda.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?