Bentrok dengan Idul Adha, Jadwal PON Mundur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pesta setelah kembang api yang mengawali kegiatan pembukaan PON XVIII 2012 di stadion utama Riau, Pekanbaru, Selasa (11/9) malam. ANTARA/IGGOY EL FITRA

    Suasana pesta setelah kembang api yang mengawali kegiatan pembukaan PON XVIII 2012 di stadion utama Riau, Pekanbaru, Selasa (11/9) malam. ANTARA/IGGOY EL FITRA

    TEMPO.CO, Bandung - Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan, pengurus sudah mengirim surat pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk mengundurkan jadwal penyelenggaraannya yang semula pada 9-21 September 2016. “Diusulkan mundur menjadi tanggal 17-30 atau 17-31 September 2016,” kata dia di Bandung, pada Tempo, Kamis 7 Januari 2016.

    Iwa mengatakan, keputusan meminta KONI memundurkan jadwal PON XIX yang rencananya akan digelar di Jawa Barat itu setelah mendapati jadwal lama bersamaan dengan jatuhnya Hari Raya Idul Adha tahun ini. “Ada jadwal pertandingan di hari Raya Iedul Adha sehingga kami ingin menghormati Hari Raya Besar umat muslim supaya bisa melaksanakan ibadahnya,” kata dia.

    Menurut Iwa, keputusan mengirim surat resmi pada KONI itu dilakukan belum lama dalam rapat PB PON. Ada dua opsi saat membahas soal bertabrakan waktu dengan Hari Raya Iedul Adha, pertama memperpanjang jadwal penyelenggaraan atau menggesernya.

    Memperpanjang jadwal penyelenggaraan PON khawatir bakal membuat bengkak biaya penyelenggaraan. Misalnya akomodasi peserta. “Oleh karena itu hasil rapat PB PON bersepakat untuk di usulkan ke KONI perubahan jadwal setalah Hari Raya Iedul Adha,” kata Iwa.

    Iwa mengatakan, surat resmi PB PON Jawa Barat untuk meminta pengunduran diri berikut usulan jadwal baru penyelenggaraan PON sudah dikirimkan pada KONI. Keputusan bisa tidaknya memundurkan jadwal itu bergantung KONI. “Proses untuk itu di dului rapat KONI se-Indonesia. Kita akan coba persiapkan rapat tersebut sehingga diharapkan Januari ini sudash di putuskan mengingat persiapan dan sebagainya,” kata dia.

    Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten menjadi lokasi yang dipilih guna dilangsungkannya pembukaan serta penutupan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX 2016.

    Menurut Aher, panggilan Ahmad Heryawan, Si Jalak Harupat dinilai cukup repersentatif guna dijadikan tempat pembukaan PON XIX 2016 nanti. Sebetulnya, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) merupakan opsi lain yang bakal dijadikan tempat pembukaan perhelatan olah raga terbesar di Indonesia itu. Namun peluangnya sangat tipis.

    "Peluang masih ada di GBLA untuk opening juga closing PON nanti, tapi kendalanya masalah izin masih belum keluar sampai saat ini," ujar Aher kepada wartawan seusai memimpin rapat koordinasi PON XIX 2016, di Jalan Diponogoro, Kota Bandung, Selasa, 5 Januari 2016.


    AMINUDIN A.S.| AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.