Kembali Tantang Djokovic di Final, Murray Tak Kecil Hati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Andy Murray, saat bertanding melawan Milos Raonic pada Semifinal Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 29 Januari 2016. Murray kalahkan Raonic 4-6 7-5 6-7(4) 6-4 6-2. AP/Rafiq Maqbool

    Ekspresi Andy Murray, saat bertanding melawan Milos Raonic pada Semifinal Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 29 Januari 2016. Murray kalahkan Raonic 4-6 7-5 6-7(4) 6-4 6-2. AP/Rafiq Maqbool

    TEMPO.COJakarta - Petenis asal Inggris, Andy Murray, mengatakan punya pukulan yang sangat bagus untuk mengalahkan rivalnya, Novak Djokovic, dalam laga final Australia Terbuka pada Minggu, 31 Januari 2016.

    "Pukulan yang sangat bagus jika saya memainkan tenis terbaik saya," katanya seperti dikutip The Guardian, Jumat, 29 Januari 2016.

    Petenis nomor dua dunia itu mengaku optimistis dan percaya diri, meski Djokovic sedang dalam performa terbaiknya setelah menang empat set atas Roger Federer pada semifinal pertama. Sedangkan Murray menghabiskan waktu hampir empat jam untuk mengalahkan Milos Raonic dalam lima set 4-6, 7-5, 6-7 (4), 6-4, 6-2 pada semifinal kedua.

    "Saya harus melakukannya cukup lama untuk meraih kesempatan. Aku menyadari itu," ujarnya. "Saya tidak berpikir banyak orang yang mengharapkan saya menang. Tapi saya harus percaya pada diri sendiri."

    Murray akan melakoni laga final kelima di Melbourne Park dan berhadapan dengan Djokovic untuk keempat kalinya. Sebelumnya, ia sudah 4 kali menjadi runner-up pada 2010 saat melawan Roger Federer serta pada 2011, 2013, dan 2015 saat melawan Djokovic.

    "Tahun lalu adalah laga yang baik bagi saya. Yang paling penting buat saya adalah mempertahankan level permainan. Saya ingin meraih kemenangan. Itulah tantangan saya pada Minggu besok," tuturnya.

    THE GUARDIAN | ATP | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.