Kualifikasi Piala Thomas, Indonesia Targetkan Juara Grup C  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Kualifikasi Piala Thomas 2016. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Tim Kualifikasi Piala Thomas 2016. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.COJakarta - Tim Thomas Indonesia membidik gelar juara Grup C dalam turnamen kualifikasi Piala Thomas yang berlangsung di Hyderabad, India, setelah meraih dua kemenangan atas Maladewa dan Thailand.

    "Kami akan menurunkan pemain yang kami anggap paling siap dan sesuai untuk menghadapi pemain Taiwan," kata Ketua Kontingen Indonesia untuk turnamen kualifikasi Piala Thomas-Uber Achmad Budiharto di India, seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rabu.

    Babak penyisihan Grup C turnamen kualifikasi itu menyisakan pertandingan terakhir bagi tim Indonesia. 

    Tim Merah-Putih akan bertemu dengan tim Taiwan yang juga punya dua kemenangan atas Maladewa dan Thailand.

    Tim Thomas Indonesia mempertimbangkan catatan pertemuan setiap atlet dengan para pemain Taiwan sebelum berlaga dalam pertandingan terakhir yang akan berlangsung pada pukul 16.30 waktu setempat.

    "Saya berharap Indonesia mengambil satu poin pada tunggal putra dan dua poin dari ganda putra. Semoga para pemain kita dapat tampil lebih baik menghadapi Taiwan," kata Manajer Tim Indonesia Rexy Mainaky.

    Rexy menilai penampilan para pemain pada pertandingan menghadapi Thailand, Selasa (16/2), cukup baik. Hanya faktor angin yang masih menjadi kendala bagi para pemain Indonesia.

    Embusan angin di Stadion Gachibowli, menurut Rexy, mengakibatkan posisi shuttlecocks tidak stabil. Akibatnya, para pemain kesulitan melakukan pukulan-pukulan yang akurat. 

    "Para pemain sebenarnya lebih diuji dalam strategi. Bagaimana mereka bisa keluar dari tekanan saat dalam posisi tidak menguntungkan. Itu bagus sebagai persiapan menghadapi Taiwan," kata Rexy.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.