Audisi Djarum Cari 'Praveen Jordan' Baru di Balikpapan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Praveen Jordan berpose usai mengalahkan lawannya dalam final Ganda Campuran All England 2016 di Birmingham, Inggris, 13 Maret 2016. Ini merupakan gelar All England pertama bagi Praveen/Debby. Action Images via Reuters/Andrew Boyers

    Praveen Jordan berpose usai mengalahkan lawannya dalam final Ganda Campuran All England 2016 di Birmingham, Inggris, 13 Maret 2016. Ini merupakan gelar All England pertama bagi Praveen/Debby. Action Images via Reuters/Andrew Boyers

    TEMPO.COJakarta - Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis digelar di Balikpapan, 26-28 Maret 2016. Audisi ini berharap menemukan atlet berbakat, seperti Praveen Jordan, kelahiran Kalimantan Timur, 22 tahun silam, yang baru menjadi juara All England bersama Debby Santoso.

    “Kami berharap mendapatkan bibit Praveen baru di Balikpapan,” kata Program Manager Bakti Olahraga Djarum Budi Dharmawan di Balikpapan, Senin, 28 Maret 2016.

    Tim pencari bakat Djarum menggelar audisi terbuka untuk atlet berusia 13-15 tahun di Hevindo Balikpapan. Para legenda hidup atlet Djarum turut berkontribusi, seperti Denny Kantono, Johan Wahyudi, Maria Kristin, Basri Yusuf, Sigit Budiarto, dan Yuni Kartika. “Pengalaman legenda inilah yang akan mencari para atlet berbakat. Setidaknya sudah ada 207 pemain bulu tangkis muda yang melakukan registrasi dalam audisi ini,” kata Budi.

    Budi mengatakan generasi muda Kalimantan Timur menyimpan potensi bibit pemain bulu tangkis andal. Dia mencontohkan proses audisi pada 2015 yang menjaring 6 atlet pemain bulu tangkis muda asal Kalimantan Timur. “Daerah lain maksimal hanya 2 orang, sedangkan di Kaltim terdapat 6 orang yang lolos memperoleh beasiswa pelatihan di Djarum Kudus,” ujarnya.

    Antusiasme pemain muda untuk mengikuti audisi di Balikpapan, menurut Budi, turut dipicu kesuksesan Praveen Jordan menjadi juara turnamen bulu tangkis dunia All England. “Adik-adik” Praveen Jordan itu akhirnya turut termotivasi sebagai peserta audisi yang diselenggarakan Djarum tersebut. “Keluarganya datang semua untuk audisi ini,” tuturnya.

    Orang tua Praveen, Setiyo Lesmono, mengatakan putranya sejak kecil sudah menunjukkan minat dan bakat pada olahraga populer di Indonesia itu. Praveen sudah memiliki keunggulan fisik dan stamina dibanding rekan-rekan seumurannya. “Sejak kecil sudah bertanding, saya lihat anak ini punya bakat,” kata karyawan PT Badan NGL Bontang yang dulu atlet bulu tangkis di Jawa Timur tersebut.

    Sehubungan dengan itu, Setiyo lantas menyekolahkan Praveen ke Jakarta agar rutin mengikuti turnamen bulu tangkis di Jawa. Selain itu, Praveen memperdalam teknis permainan bulu tangkis di klub-klub di Jakarta. “Saat ikut turnamen bulu tangkis, dia menjadi perhatian pencari bakat klub Djarum serta diajak bergabung di Kudus hingga sekarang,” ujarnya. 

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.