Petrokimia Gresik Dipaksa Akui Ketangguhan Electrik PLN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebola voli putri Indonesia Tri Retno Mutiara Lutfi menghadang smes pebola voli Thailand Wilavan Apinyapong pada semifinal bola voli putri Sea Games ke-28 di OCBC Arena, Singapura, 14 Juni 2015. ANTARA FOTO

    Pebola voli putri Indonesia Tri Retno Mutiara Lutfi menghadang smes pebola voli Thailand Wilavan Apinyapong pada semifinal bola voli putri Sea Games ke-28 di OCBC Arena, Singapura, 14 Juni 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim bola voli putri Jakarta Electrik PLN menang telak 3-0 atas Gresik Petrokimia dalam putaran final four kedua di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat, 6 Mei 2016.

    Pada set pertama, Aprilia Manganang dan teman-teman tampil percaya diri dan mendominasi dari awal pertandingan hingga memenangkan set pertama dengan angka 25-15.

    Mulai bermain tanpa tekanan, Petrokimia Gresik dapat memberikan perlawanan pada set kedua, tetapi tetap kehilangan set itu dengan angka 21-25.

    Selanjutnya pada set ketiga, dua tim itu saling berebut angka, tetapi Petrokimia Gresik harus mengakui keunggulan Jakarta Electrik PLN dengan kalah tipis 25-27.

    Usai pertandingan, Asisten Pelatih Electrik PLN Alex Bonapea mengatakan timnya sangat siap bertanding sejak set pertama sehingga berhasil mengungguli dari set pertama.

    "Dari awal kami sudah siap penuh, sedangkan kubu Petrokimia belum siap," katanya.

    Ia mengakui timnya baru mengalami kesulitan pada set ketiga karena pertahanan Petrokimia naik. Lailatul Aisyah dan kawan-kawan juga mampu melakukan blok dan pertahanan dengan bagus.

    Kemenangan itu memperbesar peluang Jakarta Electrik PLN untuk melaju ke putaran final pada 15 Mei 2016 di Jakarta.

    "Peluang besar ke grand final, tetapi kami terus menjaga langkah untuk mengamankan terus ke depan," ujar Alex.

    Sementara itu, Pelatih Gresik Petrokimia Li Huanning mengatakan timnya tidak bermain bagus pada set pertama karena banyak tekanan.

    "Bukan persiapan atau pemanasan kurang, tetap beban besar karena dituntut bermain bagus terus. Set pertama belum menunjukkan, set kedua dan ketiga, baru kelihatan mereka yang sebenarnya," tuturnya.

    Ia tetap optimis meskipun hari ini kalah, pihaknya masih memiliki kesempatan untuk menang dan lanjut ke putaran final dengan melakukan persiapan untuk pertandingan penting yang dijalani besok.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.