Menpora Akan Bikin Program 'Atletik Masuk Desa' di NTT  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari Indonesia Triyaningsih (kanan) adu cepat di nomer lari 5000 meter di Stadion Atletik, Jakabaring, Palembang, Sumsel (14/11). Triyaningsih berhasil menyabet medali emas dengan catatan waktu 16.06.37 detik. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pelari Indonesia Triyaningsih (kanan) adu cepat di nomer lari 5000 meter di Stadion Atletik, Jakabaring, Palembang, Sumsel (14/11). Triyaningsih berhasil menyabet medali emas dengan catatan waktu 16.06.37 detik. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Kupang - Kementrian Pemuda dan Olahraga menggelar lomba lari 10 kilometer di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, guna mendukung pelaksanaan Tour de Flores. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi mengatakan, penyelenggaraan Komodo 10 K merupakan dukungan Kemenpora dalam pelaksanaan Tour de Flores.

    "Kemenpora turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Tour de Flores, dengan menggelar beberapa kegiatan olahraga seperti Komodo 10 K ini, pemanduan bakat, dan liputan khusus Tour de Flores," ujar Menpora kepada wartawan di Labuan Bajo, Selasa, 24 Mei 2016.

    Menurut Menpora, NTT merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memberi kontribusi prestasi atletik nasional dan internasional.

    Untuk itu, saat ini Kemenpora sedang merumuskan sebuah kebijakan untuk menetapkan olahraga unggulan di masing-masing provinsi di tahun 2017. Dia mencotnohkan Papua dengan di cabang sepakbola dan NTT di cabang atletik. "Kami sedang rumuskan ini untuk semua wilayah provinsi se-Indonesia," ujarnya.

    Ketua Pengprov PASI NTT Esthon Foenay menambahkan, atletik NTT memberi apresiasi kepada Kemenpora yang sudah membantu mencari bibit-bibit baru atlet atletik NTT.

    Pola seperti ini yang akan terus dilakukan PASI NTT berkaitan dengan pencarian potensi baru atlet atletik NTT. "Kami juga memiliki program Atletik Masuk Desa yang merupakan salah satu cara untuk mencari atlet baru NTT," ujarnya.

    Menurut dia, atletik terus berkembang dan melahirkan prestasi di level nasional. Untuk PON sendiri, PASI NTT terus menyiapkan atletnya dalam pemusatan latihan di Kupang. "Kami berharap dukungan masyarakat NTT dalam event PON nanti," tegasnya.

    Dalam event Komodo 10 K, Delvita Bakun asal Kota Kupang, berhasil keluar sebagai juara kategori kelompok umum putri dengan catatan waktu 39.11.64 dan Jonias Banu di kelompok umum putra dengan catatan waktu 35.11.77.

    Untuk kategori pelajar 10 K, dikelompok putra diraih Farel Fallo, dan kelompok putri diraih Rosalia Kurnia dari SMPN Komodo.

    Delvita Bakun mengaku bangga bisa berhasil menjuarai event ini. "Saya ucapkan terima kasih atas dukungan semuanya, dan bangga bisa merebut juara di event ini," tuturnya.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?