WHO: Virus Zika Tak Ancam Olimpiade Rio de Janeiro 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Perancis meloncat ke dalam kolam selama sesi pelatihan Renang Indah Turnamen Kualifikasi Olimpiade di Rio de Janeiro, Brasil, 4 Maret 2016. Turnamen ini juga merupakan ajang uji untuk Olimpiade Rio 2016. REUTERS/Ricardo Moraes

    Tim Perancis meloncat ke dalam kolam selama sesi pelatihan Renang Indah Turnamen Kualifikasi Olimpiade di Rio de Janeiro, Brasil, 4 Maret 2016. Turnamen ini juga merupakan ajang uji untuk Olimpiade Rio 2016. REUTERS/Ricardo Moraes

    TEMPO.CO, Jakarta - World Health Organization (WHO) memastikan virus Zika tak akan mengancam pelaksanaan Olimpiade musim panas Rio de Janeiro 2016, Agustus mendatang. Karena itu, rangkaian jadwal Olimpiade bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana awal.

    “Berdasarkan penilaian prediksi dan risiko yang telah kami lakukan dan kami ulangi, tak perlu ada penundaan Olimpiade,” ujar pejabat senior WHO, Bruce Aylward, seperti dilansir BBC, Sabtu, 28 Mei 2016.

    Pihak berwenang Rio de Janeiro mengatakan penyakit yang dibawa oleh nyamuk telah diberantas. Pemerintah pun telah merespons surat terbuka dari para ilmuwan yang mengatakan pelaksanaan Olimpiade di tengah ancaman virus Zika tidaklah etis. Dalam surat tersebut juga disebutkan permintaan untuk mempelajari kembali gejala virus itu.

    Selama Februari hingga April, tercatat ada sekitar 90 ribu kasus dugaan infeksi virus Zika di Brasil. Sebanyak 4.908 bayi yang baru lahir diduga terkena dampak dari virus Zika pada April lalu. “Kami sudah melakukan program analisis risiko tentang penyakit tersebut,” ujar Aylward.

    Sementara itu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) menegaskan tidak ada alasan untuk menunda atau memindahkan lokasi olimpiade dari Rio de Janeiro akibat ancaman penyakit ini. Pihak WHO memperingatkan wanita hamil untuk tidak berwisata ke zona yang rawan virus Zika karena akan memperbesar kemungkinan terinfeksi.

    “Jika menunda, kami harus berkompromi dengan investasi yang sudah digelontorkan dengan besar, belum lagi persiapan para atlet yang luar biasa,” kata Aylward.

    BBC | GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.