Demonstran Berusaha Kacaukan Lomba Maraton Olimpiade  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet lari wanita asal Arab Saudi, Kariman Abuljadayel (kiri) memulai start saat ikut berlaga di ajang balap lari 100m wanita di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 12 Agustus 2016. Kariman menjadi atlet wanita pertama Saudi yang ikut berlaga di ajang Balap Lari 100m. REUTERS

    Atlet lari wanita asal Arab Saudi, Kariman Abuljadayel (kiri) memulai start saat ikut berlaga di ajang balap lari 100m wanita di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 12 Agustus 2016. Kariman menjadi atlet wanita pertama Saudi yang ikut berlaga di ajang Balap Lari 100m. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Demonstran berusaha mengganggu jalannya lomba lari maraton putri dalam ajang Olimpiade Rio pada Minggu, 14 Agustus 2016, waktu setempat. Para demonstran berlari di depan para atlet yang menuju garis finis sebelum dihadang polisi yang mengendarai sepeda motor.

    Sekitar lima demonstran terlihat menaiki pagar penghalang untuk memasuki lintasan di depan pemenang maraton Jemima Sumgong dari Kenya dan pelari lain yang berada di depan sekitar 2 kilometer dari garis finis.

    Setiap kali penyusup masuk lintasan, mereka dikejar polisi, sehingga para peserta maraton tetap tidak terganggu.

    Beberapa spanduk protes sebelumnya terlihat di pinggir lintasan, menentang pemimpin sementara Brasil, Michel Temer, dengan melambaikan spanduk bertulisan "Fora Temer" (Temer Keluar) di sepanjang lintasan.

    Tuan rumah Olimpiade itu terjebak di tengah krisis politik dengan Temer dikritik oposisi sejak mengambil-alih kekuasaan dari Presiden Dilma Rousseff yang sedang menghadapi sidang pemakzulan.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.