Gita Wirjawan Kembali Mencalonkan Diri sebagai Ketua Umum PBSI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Gita Wirjawan menyampaikan kata sambutan sebelum memberikan penghargaan bonus kepada para juara All England Super Series Premier 2014 di Senayan National Golf Club, Jakarta, (28/3). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Gita Wirjawan menyampaikan kata sambutan sebelum memberikan penghargaan bonus kepada para juara All England Super Series Premier 2014 di Senayan National Golf Club, Jakarta, (28/3). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gita Wirjawan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI). Hal ini diungkapkan Gita saat ditanya wartawan tentang rencana PBSI ke depan.

    Gita telah memimpin PBSI sejak 2012. Masa jabatannya akan berakhir saat Musyawarah Nasional PBSI akhir tahun ini.

    “Saya sudah berembuk dengan teman-teman dan memutuskan untuk maju lagi sebagai Ketua Umum PBSI jika diperkenankan,” kata Gita dalam konferensi pers di pusat bulu tangkis PBSI di Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2016.

    “Mengenai siapa saja yang akan maju, semangatnya harus membuat atlet merasakan hasil kepengurusan secara konkret. Jadi yang maju seharusnya bukan hanya mau, tapi juga punya kapabilitas,” tutur Gita.  

    Gita juga membeberkan hal-hal yang telah dia lakukan selama menjabat sebagai Ketua Umum PP PBSI. Dia menyinggung misi meningkatkan kesejahteraan atlet, yang sudah dilakukan dengan menerapkan sistem sponsor individual, serta keberhasilan atlet-atlet pemusatan latihan nasional (pelatnas) menjuarai kejuaraan-kejuaraan penting, seperti kejuaraan dunia, All England, Asian Games, beberapa kejuaraan super series—kejuaraan dengan kasta tertinggi di bulu tangkis, dan Olimpiade.

    Jika dipercaya kembali menjadi ketua, Gita ingin meningkatkan kesejahteraan atlet-atlet di daerah. “Yang saya maksud adalah pengembangan atlet di klub. Saya ingin kesejahteraan mereka di klub diperhatikan,” ujarnya.  

    “Sekarang yang terjadi, seorang atlet pindah ke klub lain di daerah yang jauh karena klub di tempat asalnya tidak memadahi. Ke depan, saya ingin mereka tetap dibina di klub asalnya,” ujar Gita.  

    Gita juga menyinggung penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga yang ingin dikembangkan di dunia bulu tangkis Indonesia serta pembinaan usia dini. “Sejauh ini saya sudah cukup puas dengan pembinaan usia dini. Namun kami perlu tingkatkan lagi untuk sektor tunggal putri,” tuturnya.

    Mantan Menteri Perdagangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menyatakan akan mempertahankan orang-orang kunci di kepengurusan, seperti Rexy Mainaky, peraih medali Olimpiade 1996 yang kini diberi kepercayaan menjadi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.