Shaquille O`Neal Masuk Hall of Fame, Bryant Ucapkan Selamat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain NBA All-Star wilayah Barat Shaquille O'Neal (32) dan Kobe Bryant (24), terpilih sebagai MVP pada pertandingan NBA All-Star di Phoenix (16/2). Foto: AP/Ross D. Franklin

    Pemain NBA All-Star wilayah Barat Shaquille O'Neal (32) dan Kobe Bryant (24), terpilih sebagai MVP pada pertandingan NBA All-Star di Phoenix (16/2). Foto: AP/Ross D. Franklin

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pebasket Los Angeles Lakers, Kobe Bryant, lewat akun Instagram miliknya mengucapkan selamat kepada mantan rekannya di klub tersebut, Shaquille O'Neal, yang akan diperkenalkan sebagai anggota Hall of Fame bola basket Amerika Serikat pada Jumat waktu setempat.

    Kobe mengunggah foto saat keduanya berhasil mengantarkan Lakers menjadi jawara NBA tahun 2000 setelah mengalahkan Indiana Pacers pada laga final keenam di ruang ganti Staples Center, Los Angeles, California.


    Dalam foto tersebut, Kobe memeluk trofi NBA sementara O'Neal menggenggam trofi pemain terbaik (MVP), sembari menyebut O'Neal sebagai "bigman paling dominan sepanjang masa" dan "lebih dari pantas" untuk masuk ke dalam Hall of Fame.


    Berstatus sebagai rekan satu tim dalam kurun waktu 1996 hingga 2004 Kobe dan O'Neal bersama-sama mempersembahkan tiga trofi juara NBA untuk Lakers tiga musim beruntun, 2000-2002.


    Meski demikian hubungan antara keduanya mengalami pasang surut baik dari sudut pandang peran mereka di dalam maupun di luar lapangan.


    Selain O'Neal, MVP NBA 2001 Allen Iverson, pebasket asal Tiongkok Yao Ming, yang merupakan pilihan pertama dalam NBA Draft 2002, serta pelatih tim universtias Michigan State Tom Izzo juga akan diperkenalkan sebagai anggota Hall of Fame bola basket AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?