Setelah Jadi Petenis Nomor Satu, Kerber Juarai AS Terbuka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angelique Kerber bereaksi saat bertanding melawan Serena Williams di final turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, 30 Januari 2016. Angelique Kerber meraih gelar pada kesempatan pertamanya tampil di partai puncak. REUTERS/Thomas Peter

    Angelique Kerber bereaksi saat bertanding melawan Serena Williams di final turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, 30 Januari 2016. Angelique Kerber meraih gelar pada kesempatan pertamanya tampil di partai puncak. REUTERS/Thomas Peter

    TEMPO.CO, Jakarta - Angelique Kerber menyempurnakan keberhasilan menjadi petenis nomor satu dunia dengan menjuarai turnamen Grand Slam AS Terbuka. Petenis asal Jerman itu menang 6-3, 4-6, 6-4 atas petenis Republik Cek, Karolina Pliskova, di final AS Ahad pagi.

    Kerber mengalahkan Pliskova dalam pertarungan selama 2 jam 7 menit di Arthur Ashe Stadium. Petenis kidal itu membukukan 21 winner dan 17 unforced error. Ia juga menghasilkan 69 persen poin di servis pertamanya dan 53 persen poin di servis keduanya.

    Adapun Pliskova, yang sebelumnya dikenal karena servis ace-nya, mampu membuat jauh lebih banyak winner (40). Sayang, ia juga banyak melakukan unforced error (47).

    Kerber memulai tahun Grand Slam dengan memenangi gelar utama pertamanya di Australia Terbuka dan mengakhirinya dengan gelar AS Terbuka, serta finis sebagai runner-up di Wimbledon, demikian dilaporkan Reuters.

    "Ini sungguh luar biasa," kata Kerber. "Saya memenangi Grand Slam kedua saya dalam satu tahun. Itu hal terbaik dalam karier saya. Sungguh luar biasa."

    Baginya, keberhasilan itu jadi mimpi yang terwujud. "Saat saya masih anak-anak, saya selalu bermimpi menjadi pemain nomor satu dunia dan memenangi banyak Grand Slam," kata petenis berdarah Polandia itu. "Hari ini saya memenangi Grand Slam kedua saya dan hari Senin saya akan menjadi nomor satu dunia. Semua mimpi-mimpi itu terwujud tahun ini."

    ESPN | NS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?