Bermain Terburu-buru, Edi/Richi Kandas di Thailand Open

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda campuran Indonesia, Edi/Richi, saat bermain di Thailand Open GP Gold, Kamis, 5 Oktober 2016.

    Pasangan ganda campuran Indonesia, Edi/Richi, saat bermain di Thailand Open GP Gold, Kamis, 5 Oktober 2016.

    TEMPO.CO, Bangkok - Kemenangan mudah di game pertama membuat Edi Subaktiar/Richi Puspita Dili tak dapat menjaga tempo permainan di game kedua kejuaraan Thailand Open Grand Prix Gold 2016. Pasangan ganda campuran unggulan kedelapan ini akhirnya harus mengakui keunggulan lawan, Danny Bawa Chrisnanta/Citra Putri Sari Dewi dari Singapura dengan skor 21-8, 20-22, 18-21.

    Penampilan Edi/Richi memang begitu meyakinkan di game pertama. Serangan bertubi-tubi sering dilancarkan Edi/Richi, terutama ke arah Citra, yang memang menjadi incaran mengingat Danny merupakan pemain yang lebih senior.

    Di game kedua, Edi/Richi seperti tak siap mengantisipasi perubahan permainan lawan. Danny/Citra balik mengambil alih irama permainan dan unggul dalam perolehan angka. Edi/Richi berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka hingga akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 20-20 dan harus melalui setting. Namun, kesalahan-kesalahan sendiri yang dilakukan Edi/Richi membuat Danny/Citra membuka peluang untuk menang.

    Di game penentuan, Danny/Citra semakin percaya diri, mereka meninggalkan Edi/Richi hingga 18-14 dan akhirnya merebut kemenangan.

    “Memang ada perubahan permainan dari lawan pada game kedua. Seharusnya dari awal game kedua kami sudah menekan. Mungkin ada pengaruhnya juga kami menang mudah di game pertama, jadi kurang antisipasi di game kedua,” jelas Richi yang ditemui di National Stadium.

    “Hari ini kami memang bermain kurang tenang dan terburu-buru. Kami tidak bisa mengontrol arah bola—seharusnya ke mana, malah ke mana. Pada game kedua, lawan mencoba mengungguli perolehan angka terus. Mereka tidak mau ketinggalan jauh seperti di game pertama,” kata Edi, yang baru berpasangan dengan Richi di dua turnamen. Sebelumnya mereka bertanding di Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016.

    “Kami harus lebih kompak lagi. Sekarang kami kalah di babak pertama, tetapi kami harus tetap semangat dan jangan sampai down,” ujar Richi.

    Tim pelatnas mengirim empat wakil ganda campuran ke turnamen ini. Sebelumnya, pasangan Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil melaju ke babak kedua setelah mengalahkan Pachaarapol Nipornram/Ruethaichanok Laisuan (Thailand), dalam dua game langsung dengan skor 23-21, 21-13. Sementara pasangan Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika terhenti di tangan Ko-Chi Chang/Hsin Tien Chang (Taiwan), setelah bertanding tiga game, 17-21, 21-14, 17-21.

    Pasangan Rafiddias Akhdan/Masita Mahmudin dijadwalkan bertanding petang ini pukul 17.45 waktu setempat, melawan Pakin Kuna-Anuvit/Kwanchanok Sudjaipraparat dari Thailand.

    BADMINTONINDONESIA.ORG | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.