Peparnas, Jabar Bawa Pulang Tiga Emas dari Cabang Panahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet Peparnas cabang panahan Jawa Barat konsentrasi membidik sasaran saat berlatih di venue PON XIX dan Peparnas XV di lapang Pajajaran, Bandung, 25 Juli 2016. Para atlet difabel ini semangat berlatih menjelang dua kompetisi olah raga tingkat nasional yang akan mereka hadapi dalam waktu dekat. TEMPO/Prima Mulia

    Atlet Peparnas cabang panahan Jawa Barat konsentrasi membidik sasaran saat berlatih di venue PON XIX dan Peparnas XV di lapang Pajajaran, Bandung, 25 Juli 2016. Para atlet difabel ini semangat berlatih menjelang dua kompetisi olah raga tingkat nasional yang akan mereka hadapi dalam waktu dekat. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim panahan Jawa Barat meraih tiga medali emas pada hari pertama cabang itu dipertandingkan pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016 Jabar yang digelar di Lapangan Pajajaran Kota Bandung, Senin.

    Selain itu, Jabar juga meraih satu perak dan satu perunggu. Selain Jabar, tiga kontingen lainnya meraih emas yakni DI Yogyakara dan Jateng masing-masing dua emas dan sekeping emas lainnya diraih oleh Kalimantan Selatan.

    Emas pertama Jabar dari cabang panahan Peparnas diraih dari nomor ronde FITA recurve open perorangan putra atas nama Nurhadi, kemudian beregu FITA recurve melalui Nurhadi, Beni yana dan Dandan Supardan. Sedangkan sekeping emas lainnya dipersembahkan oleh Toto Wastomi pada ronde compound standing perorangan putra.

    Pada nomor FITA recurve open perorangan putra, Nurhadi meraih angka tertinggi 601 sehingga berhak emas. Medali perak nomor itu diraih oleh Abdul Hamid (Kaltim) 536 dan perunggu oleh Susanto Liyudi (Kalteng) 528.

    Sementara nomor beregu FITA recurve open tim Jabar meraih nilai total 1592. Perak diraih Kalteng dengan 1537 dan perunggu menjadi milik Kaltim dengan angka 1509.

    Sukses pada nomor recurve, berlanjut pada nomor FITA compound putra , Toto Wastomi menjadi atlet dengan nilai tertinggi 665. Pengenalan lapangan pertandingan panahan yang merupakan tempat latihan tim panahan Jabar dimanfaatkan secara optimal oleh para atlet Peparnas Jabar.

    Medali perak nomor itu diraih oleh Sofyansyah (Kalbar) 652 dan perunggu direngkuh Muklis (Jawa Tengah).

    DI Yogyakarta meraih emas dari nomor Rondo Recurve Open perorangan putri yang diraih andalannya Ninik Umaryani dengan total nilai 581.

    Pencapaian angka Ninik yang juga atlet PON DI Yogyakarta itu terpaut jauh dengan raihan nilai peraih perak, Wantini dari Jabar yang mencatat nilai 466 dan perunggu raih atlet Kaltim Suharni dengan nilai 180.

    Sedangkan emas ronde FITA compound putri menjadi milik DIY melalui atletnya Tuwariyah. perak diraih Irmawati (Jateng) dan Kalel.

    Sementara itu dua emas yang diraih Jawa Tengah pada hari pertama panahan itu diraih dari ronde compound duduk putra putri. Emas compound duduk putri diraih Jateng melalui atlet Tuti Yumiati dengan total nilai 539, perak Helda Amang Bangke (Kaltim) 526.

    Emas putra untuk ronde FITA compound duduk diraih oleh Sugiyo (Jateng). Perak diraih Umar (Kalsel) dan Rizal (Kalbar) meraih perunggu. Sekeping emas lagi menjadi milik Kalimantan Selatan yang mencatat nilai tertinggi 1882 dari ronde coumpund duduk putra. Medali perak dan perunggu diraih Jateng dan tuan rumah Jabar.

    "Untuk pertandingan all round hari ini ada delapan nomor pertandingan, sedangkan Selasa hingga Sabtu mendatang akan mempertandingkan nomor aduan," kata Refree Pertandingan Cabang Panahan Peparnas XV/2016 Jabar Juna Gunawan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.