Piala Federasi, Rahasia Tim Cek Mengalahkan Prancis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi kebahagiaan petenis Ceko, Karolina Pliskova berhasil mengalahkan petenis nomer satu dunia, asal Amerika Serikat, Serena Williams dalam babak semifinal di turnamen US Open, 8 September 2016. Robert Deutsch-USA TODAY Sports

    Ekspresi kebahagiaan petenis Ceko, Karolina Pliskova berhasil mengalahkan petenis nomer satu dunia, asal Amerika Serikat, Serena Williams dalam babak semifinal di turnamen US Open, 8 September 2016. Robert Deutsch-USA TODAY Sports

    TEMPO.COStrasbourg - Tim Piala Federasi Cek akhirnya berhasil mempertahankan gelar yang kelima kalinya dalam enam tahun. Tim Cek yang lebih diunggulkan harus bekerja keras sebelum mengalahkan tim Prancis dengan menang tipis 3-2 di final Grup Dunia Piala Federasi yang digelar di Rhenus Sport - Strasbourg, Prancis. 

    Pasangan Karolina Pliskova dan Barbora Strycova menjadi penentu kemenangan Tim Cek pada laga terakhir turnamen beregu putri antarnegara itu dini hari kemarin. Mereka mengalahkan pasangan tuan rumah  Kristina Mladenovic dan Caroline Garcia dengan skor 7-5, 7-5. Gelar juara Piala Fed ini merupakan yang kelima bagi Tim Cek, setelah merebutnya pada tahun 2011, 2012, 2014, dan 2015.

    Tim Cek tak hanya menghadpai pemain tim tuan rumah, tetapi juga dukungan penuh dari para penonton. Laga pertama, Pliskova harus berjibaku mengalahkan Kristina Mladenovic dengan tiga set, 6-3, 4-6, 16-14.  “Ini salah satu pertandingan terberat yang saya lalui, mereka bermain bagus dan mendapat dukungan penonton,” kata Pliskova.

    Tim Prancis sempat di atas angin, setelah petenis andalannya, Caroline Garcia berhasil merebut dua kemenangan di nomor tunggal. Garcia yang memiliki peringat 23 dunia, berhasil mengalahkan dua jagoan Tim Cek. Pada pertandingan kedua, Garcia mengalahkan Petra Kvitova sehingga kedudukan imbang 1-1. Setelah itu, Garcia menaklukkan Pliskova sehingga Tim Prancis unggul 2-1.

    Dari materi pemain, petenis Tim Cek sebenarnya jauh diunggulkan dengan memiliki peringkat yang lebih tinggi. Sedangkan tim tuan rumah Prancis, hanya mengandalkan Garcia,  sedang petenis tuan rumah lainnya, yakni Kristina Mladenovic, Alize Cornet, dan Pauline Parmentier, peringkatnya di bawah 40 dunia. “Kami memang favorit di atas kertas, tapi tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam kompetisi tim,” kata Kapten Tim Cek Petr Pala.

    Dalam posisi ketinggalan 1-2,  Pala kemudian memutar strateginya. Dia menurunkan Strycova untuk menggantikan Kvitova di pertandingan tunggal keempat menghadapi Alize Cornet. Rupanya, keputusan Pala berbuah sukses. Strycova berhasil merebut kemenangan di pertandingan keempat sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

    Langkah Pala ini akhirnya berbuah kesuksesan setelah pada laga terakhir di nomor ganda berhasil dimenangkan anak asuhnya. Pala menjadi kapten tim paling sukses dalam sejarah Piala Fed. Dia membuat Cek menjadi tim pertama yang memenangkan tiga Piala Fed berturut-turut sejak Spanyol merebut gelar dari 1993-1995.

    Strycova, yang menyumbang dua kemenangan di nomor tunggal dan ganda, menyatakan gembira dengan kemenangan ini. "Rahasia kita? Hanya berjuang pada setiap titik akhir," kata Strycova, yang juga menjadi penentu kemenangan berpasangan dengan Pliskova di final tahun lalu melawan Tim Rusia.

    FEDCUP.COM| WTATOUR.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.