Korea Utara Berharap Dapat Berlaga di Olimpiade Jepang 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penari membuat formasi bertuliskan Tokyo 2020 saat berlangsungnya Upacara penutupan Olimpiade 2016 di Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 21 Agustus 2016. REUTERS

    Penari membuat formasi bertuliskan Tokyo 2020 saat berlangsungnya Upacara penutupan Olimpiade 2016 di Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 21 Agustus 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Olimpiade Musim Dingin masih mempertimbangkan permohonan dari Korea Utara yang ingin atlet-atletnya dapat berpartisipasi di Sapporo tahun depan, terkait dengan larangan bagi warganya untuk memasuki wilayah Jepang.

    Korea Utara telah mendaftarkan diri untuk sejumlah nomor lomba dalam Olimpiade Musim Dingin Sapporo 2017, kata panitia, seperti dikutip kantor berita Kyodo.

    Pemerintah Jepang melarang warga Korea Utara datang, terkait dengan uji nuklir keempat dan peluncuran rudal balistik jarak jauh oleh negara komunis itu.

    "Kami masih mendiskusikan hal ini dengan organisasi terkait, termasuk dengan Badan Olahraga Jepang,” kata panitia.

    Sekitar 2.300 atlet dari ofisial dari berbagai negara akan datang ke Jepang untuk mengikuti Olimpiade Musim Dingin pada 19-26 Februari 2017.

    "Kami akan menunggu kebijakan dari pemerintah. Jumlah atlet yang berpartisipasi tidak banyak karena jumlah cabang yang dipertandingkan terbatas," ujar panitia.

    Meskipun ada larangan tersebut, Jepang tetap mengizinkan tim sepak bola Korea Utara datang untuk pertandingan babak kualifikasi Olimpiade di Osaka pada Februari mendatang. Demikian dilaporkan Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?