Sanksi Atas Skandal Doping Rusia Diperpanjang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa butir obat jenis Mildronate (Meldonium) di apotek di Saulkrasti, Latvia, 9 Maret 2016. Pada Senin (7/3) petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova gagal lolos tes doping dalam turnamen Australian Open lantaran positif mengonsumsi Meldonium. REUTERS

    Beberapa butir obat jenis Mildronate (Meldonium) di apotek di Saulkrasti, Latvia, 9 Maret 2016. Pada Senin (7/3) petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova gagal lolos tes doping dalam turnamen Australian Open lantaran positif mengonsumsi Meldonium. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) memperpanjang sanksi terhadap Rusia atas kasus doping, sampai pemberitahuan lebih lanjut.

    IOC pertama kali menjatuhkan sanksi terhadap Rusia pada Juli menyusul laporan Richard McLaren bagi Badan Anti-Doping Dunia (World Anti-Doping Agency/WADA) yang menguak skema yang didukung pemerintah di Rusia untuk memanipulasi tes narkoba pada Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Sochi 2014.

    Pengungkapan tersebut menyebabkan lebih dari 100 atlet Rusia disisihkan dari Olimpiade Rio dan seluruh tim Rusia dilarang bertanding di Paralimpiade.

    Dewan eksekutif IOC "memutuskan untuk memperpanjang langkah-langkah sementara ... terhadap Rusia sampai pemberitahuan lebih lanjut," dua hari sebelum laporan lengkap McLaren dirilis di London.

    "Setelah proses yang disebutkan di atas rampung, Dewan Eksekutif IOC akan mengambil semua langkah dan sanksi yang sesuai dalam konteks Olimpiade, seperti diskualifikasi atlet dari kompetisi di Olimpiade dan pengecualian pejabat, rombongan atau pejabat pemerintah terkait dari Olimpiade," menurut pernyataan  dewan.

    "Di luar Olimpiade, Federasi Internasional memiliki wewenang untuk melarang atlet atau rombongan mengikuti berbagai kompetisi internasional sebagai akibat dari sanksi tersebut, dan kemungkinan menangguhkan federasi internasional."

    Laporan lengkap McLaren sekali lagi diperkirakan akan menguak skandal doping di Rusia lebih lanjut, demikian dikutip dari laporan AFP. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.