Bersiap PON 2020, KONI Jatim Mulai Berlatih Tahun Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet dayung Riau Tanzil Hadid (ketiga kiri) dan Wiko (kedua kanan) berfoto bersama atlet Jatim dan atlet Jabar setelah penyerahan medali pada nomor Rowing Double Scull Kelas Ringan Putra 2.000 meter pada ajang PON XIX di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, 16 September 2016. ANTARA

    Atlet dayung Riau Tanzil Hadid (ketiga kiri) dan Wiko (kedua kanan) berfoto bersama atlet Jatim dan atlet Jabar setelah penyerahan medali pada nomor Rowing Double Scull Kelas Ringan Putra 2.000 meter pada ajang PON XIX di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, 16 September 2016. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur akan menggelar Pemusatan Latihan Daerah pada Juli 2017 sebagai bentuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional XX pada 2020 di Papua. "Puslatda ini jangka panjang untuk menghadapi PON mendatang," ujar Direktur Puslatda Jatim Dhimam Abror Djuraid kepada wartawan usai pertemuan dengan Konsultan Pengprov Taekwondo Indonesia Jatim di KONI Jatim, Selasa, 20 Deember 2016.

    Ia menjelaskan, Puslatda tahun depan tetap mengacu pada "sport science" atau aplikasi ilmiah dari prinsip pengetahuan untuk membantu atlet dalam meningkatkan performanya. Ke depan, kata dia, pihaknya tetap memakai jasa konsultan Greg Wilson dari Australia, karena dengan ilmu teknologi yang diterapkannya, prestasi atlet Jatim mengalami peningkatan cukup tajam pada PON XIX/2106 di Jawa Barat.

    Pada PON yang digelar 17-29 September 2016, Jatim menempati urutan kedua di bawah tuan rumah Jabar yang tampil sebagai juara umum dengan perolehan 132 medali emas, 138 medali perak, dan 134 medali perunggu. Tak itu saja, pada Puslatda mendatang juga tetap mempertahankan empat pilar, ditambah biomekanika ilmu gerakan tubuh yang masing-masing cabang olahraga berbeda.

    Biomekanika dapat membantu atlet mengidentifikasi teknik-teknik terbaik untuk meningkatkan prestasi olahraga, menentukan cara yang paling aman dalam melakukan olahraga tertentu sehingga mengurangi resiko cedera dan menganalisa peralatan olahraga seperti sepatu, raket, dan permukaan lapangan.

    KONI, kata dia, semakin optimistis bahwa pelaksanaan Puslatda lebih lancar dan menghasilkan prestasi yang lebih membanggakan, terlebih adanya rencana kerja sama dengan Kota Ulsan, Korea Selatan. "Kerja sama itu dilakukan di beberapa cabang olahraga tanding, seperti judo, karate, gulat, taekwondo, panahan dan sepakbola, karena prestasi Korea Selatan cukup bagus di tingkat internasional," katanya.

    Terkait bentuk kerja samanya, mantan Ketua Harian KONI Jatim itu menyebut masih dibahas lebih mendalam, seperti mengirimkan atlet dan pelatih ke Ulsan, atau sebaliknya yaitu mendatangkan pelatih asal Korea Selatan ke Jatim. *

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.