Rabu, 21 Februari 2018

Cari Suasana Baru, Pelatnas Tenis Meja SEA Games Dipindah  

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 1 Maret 2017 19:16 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cari Suasana Baru, Pelatnas Tenis Meja SEA Games Dipindah   

    Petenis meja putri Indonesia Gustin Dwi Jawaynti melakukan Servis bola ke arah lawannya petenis meja Vietnam, Mai Hoang, pada partau semifinal beregu putri tenis meja "10th South East Asia Table Tennis Championship" di Makassar, Sulawesi Selatan, 23 Desember 2016. Tim beregu putri Indonesia tidak berhasil meraih medali setelah dikalahkan petennis Thailand dengan skor 3-1, sedangkan tim beregu putri Thailand menempati posisi kedua dan posisi pertama ditempati petenis Vietnam setelah mengalahkan petenis thailand dengan skor 3-2. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI) berencana memindahkan lokasi pemusatan latihan nasional (Pelatnas) SEA Games dari Karanganyar, Solo, ke Makassar, Sulawesi Selatan.

    Ketua Umum PP PTMSI Oegroseno di Makassar, Rabu, menyatakan pemindahan ini juga untuk memberikan suasana baru bagi para atlet agar semakin termotivasi dalam meningkatkan kemampuannya demi bersaing di SEA Games 2017.

    "Kita melakukan evaluasi apakah tetap dilaksanakan di Karanganyar atau dipindahkan ke Makassar. Tim pelatnas sendiri secara resmi sudah menjalani pelatnas sebulan terakhir," ujarnya.

    Ia menjelaskan, untuk kesiapan Makassar sebagai tuan rumah sendiri memang tidak ada persoalan. Selain didukung sarana dan prasarana yang lengkap, kata dia, juga karena dukungan penuh dari seluruh pihak baik pengurus olahraga, pemerintah dan masyarakat.

    Selain itu, tim pelatnas juga sudah berasakan sendiri saat persiapan di Makassar untuk menghadapi Kejuaran Tenis Meja antar Negara Asia Tenggara bertajuk 10TH South East Asia Table Tennis Championship (Seatta) di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, 21-24 Desember 2016.

    Pihaknya juga akan segera menentukan kepastian pemindahan lokasi pelatnas sesegera mungkin. Apalagi agenda pelatnas memang harus terus berlanjut dan tidak boleh dihentikan karena akan memberikan dampak yang negatif.

    "Untuk persyaratan lokasi pelatnas bukan hanya soal tempat ataupun ketersediaan konsumsi selama pelatnas. Hal itu juga menyangkut berbagai hal termasuk keberadaan tim ahli gizi untuk bisa mengatur pola makan atlet selama menjalani pelatnas," katanya.

    Sekretaris Umum PTMSI Sulsel, Andi Akba,r menyatakan pihaknya menyambut baik dengan rencana melaksanakan pemusatan latihan di Makassar.

    Apalagi pihaknya jga telah membuktikan bisa menjawab kepercayaan saat dipercaya menjadi penyelenggara Kejuaran Tenis Meja antar Negara Asia Tenggara bertajuk 10TH South East Asia Table Tennis Championship (Seatta) 2016.

    Pengprov PTMSI juga berharap dengan pelatnas di Makassar akan meningkatkan motivasi atlet untuk terus meningkatkan kemampuan agar juga bisa terpiluh dan bergabung dalam pelatnas untuk menghadapi kejuaraan internasional kedepan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    NAM Air Tepat Waktu, Maskapai dengan OTP Terbaik di Asia Pasifik

    Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa NAM Air dan empat maskapai lain memiliki OTP rata-rata di atas standar Asosiasi Maskapai Asia Pasifik.