Perenang Vanessa Evato Pecahkan Rekor Nasional Kedua di Singapura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vanessa Evato, salah satu perenang Indonesia yang dipersiapkan untuk SEA Games 2017. (Istimewa/Humas PRSI)

    Vanessa Evato, salah satu perenang Indonesia yang dipersiapkan untuk SEA Games 2017. (Istimewa/Humas PRSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Rekor nasional kembali pecah di hari kelima kejuaraan renang internasional 48th Singapore National Age Group atau SNAG yang berlangsung di OCBC Aquatic Centre, Singapura, Sabtu, 18 Maret 2017. Perenang berusia 20 tahun, Vanesaa Evato, memecahkannya di babak penyisihan nomor 50 meter gaya dada putri.

    Vanessa mencatat waktu 32,73 detik atau menajamkan rekor atas namanya sendiri yang dibuat pada PON Jabar 2016 dengan waktu 33,22 detik. 

    "Saya bersyukur dan senang bisa memecahkan rekornas 50 meter gaya dada. Sejak pemanasan dipikiran saya hanya waktu terbaik. Ini semangat saya untuk bisa menembus tim inti di SEA Games 2017," kata Vanessa, seperti tercantum dalam rilis PB PRSI.

    Di babak Super Final malam hari, Vanessa akan berusaha tampil maksimal untuk kembali memecahkan rekornas. Sebelumnya dia juga berhasil memecahkan rekornas nomor 100 meter gaya dada putri dengan catatan waktu satu menit 10,89 detik. 

    Menurut pelatih David Armandoni, Vanessa mengalami perkembangan pesat. "Kemajuannya bagus sekali. Dua rekornas pecah di 50 dan 100 m. Tekniknya mampu diserap dengan baik, juga bisa berkonsentrasi penuh saat menerima instruksi," kata pelatih asal Perancis ini.

    David juga optimistis Vanessa bisa berenang lebih cepat lagi. "Fisiknya akan ditingkatkan lagi supaya lebih bertenaga. Jadi saat start bisa lebih baik lagi. Tapi selama 5 bulan berlatih, Evato sangat bagus karena bisa membuktikan di kompetisi waktunya lebih cepat," kata David. 

    Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo, mengatakan saat ini pelatnas renang di Bali sudah memiliki pelatih fisik, Van Rikckar dari Satlak Prima. Jadi stamina para atlet tengah diperbaiki tahap demi tahap. 

    Selain Evato, para perenang lain seperti Fadlan, Triady, Siman juga mendapat treatment untuk meningkatkan stamina.

    "Dengan memiliki endurance dan ketahanan yang prima, para perenang bisa memperbaiki catatan waktu lebih baik lagi," kata Harlin.

    NURDIN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?