Kamis, 18 Oktober 2018

Ini Kunci Sukses Nandita Ayu, Pemain Terbaik Proliga 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Proliga Jakarta Pertamina Energi, Nandita Ayu Salsabila, (instagram/@nanditaayu17)

    Pemain Proliga Jakarta Pertamina Energi, Nandita Ayu Salsabila, (instagram/@nanditaayu17)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kompetisi bola voli Proliga 2018 menjadi panggung sempurna buat Nandita Ayu Salsabila. Ia ikut membawa timnya, Jakarta Pertamina Energi, menjadi juara dengan mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan di final yang berlangsung di GOR Amongraga, 15 April 2018 lalu. Seusai final, ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik (most valuable player/MVP) di bagian putri. 
     
    Bakat Ayu di dunia olahraga bukan hal yang mengejutkan. Wanita kelahiran 12 Juli 1997 itu merupakan anak dari dua atlet Indonesia. Ayahnya adalah Sudirman, eks kapten Timnas sepak bola Indonesia. Sedangkan ibunya adalah Tri Wahyuni merupakan pemain Timnas voli Indonesia di eranya. 
     
    Kedekatan dengan dunia olahraga ini yang menjadi pintu bagi Ayu untuk masuk ke dunia voli. "Awalnya lihat mama main voli. Terus tertarik dan akhirnya ikut latihan. Akhirnya dilatih sama mama langsung dari basic-nya. Itu waktu kelas 2-3 SD," kata Ayu kepada Tempo, Selasa, 17 April 2018. 

    Pemain Proliga Jakarta Pertamina Energi, Nandita Ayu Salsabila, (instagram/@nanditaayu17)

     
    Ayu mengatakan tidak mudah untuk terus menjaga semangat berlatih. Apalagi ia memulai sejak kecil. Bahkan ia mengaku sang ibu tak jarang memarahinya karena malas latihan. Berbagai cara pun dilakukan untuk menjaga semangat berlatihnya. 
     
    "Jadi dulu kalau mau latihan itu mau makan apapun diturutin. Abis latihan makan-makan," kata Ayu terkekeh.
     
    Selepas SD, wanita kelahiran Jakarta itu pun melanjutkan sekolahnya ke Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta Selatan. Dua tahun belajar di sana, ia sudah mampu mengikuti Kejuaraan Nasional dan membela DKI Jakarta. Memasuki kelas 3 SMP, ia menjalani debut bersama klub Proliga pertamanya, Jakarta Popsivo Polwan. 
     
    Berstatus sebagai pemain debutan tak menghentikan kejutan dari Ayu. Ia ikut mengantarkan Jakarta Popsivo Polwan juara Proliga dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2012 dan 2013. Pada 2017 ia memutuskan bergabung di Jakarta Pertamina Energi. 
     
    Ia ikut membawa timnya menjadi runner-up di tahun pertamanya di JPE. Di tahun 2018 ini, ia berhasil tampil gemilang dan membawa JPE menjadi juara Proliga 2018. Tak hanya itu, ia berhasil menyabet gelar pemain terbaik atau MVP. 
     
    Pemain yang berposisi sebagai open spike itu mengatakan kunci permainannya di tahun ini adalah ketenangan bermain dan mencoba memberikan permainan terbaik. "Kemarin contohnya saat final sempat deg-degan. Tapi kemudian ingat untuk cuek saja. Yang penting dinikmatin saja permainannya. Ke sininya kan mental bertandingnya naik, jadinya bisa main lepas," kata Ayu.
     
    Penampilan gemilang Ayu juga membuatnya dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk Asian Games 2018. Mulai tanggal 23 April mendatang, ia dan atlet lain akan dikumpulkan di Sentul untuk pemusatan latihan.  
    "Saya inginnya tembus empat besar dulu di Asian Games 2018," kata Nandita
     
    Biodata 
    Nama : Nandita Ayu Salsabila
    Tempat Lahir : Jakarta 
    Tanggal Lahir : 12 Juli 1997
    Ayah : Sudirman
    Ibu : Tri Wahyuni
    Saudara : Tasya Aprilia Putri, Rizky M Sudirman
     
    Prestasi 
    Juara Proliga 2012 dan 2013 (Jakarta Popsovo Polwan)
    Medali Perunggu di SEA Games 2013 di Myanmar
    Medali Perunggu di SEA Games 2015 di Singapura 
    Medali Perak di SEA Games 2017 di Malaysia 
    Runner up Proliga2017 (Jakarta Pertamina Energi) 
    Juara Proliga 2018 (Jakarta Pertamina Energi) 
    MVP Proliga 2018.
     
    EGI ADYATAMA 

     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta Peluru Nyasar dari Pistol Glock 17 yang Menembus Gedung DPR

    Inilah fakta-fakta peluru nyasar, dari Glock 17, yang menembus jendela jendela gedung DPR di lantai 13 dan 16 Gedung DPR pada Senin, 15 Oktober 2018.