Lagi, Kemenpora Surati Roy Suryo Soal Pengembalian Barang Negara

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roy Suryo. TEMPO/Seto Wardhana

    Roy Suryo. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora kembali menyurati mantan Menpora Roy Suryo terkait barang milik negara (BMN) yang ia bawa selama menjabat. Ini bukan kali pertama Kemenpora meminta Roy mengembalikan barang-barang itu.

    Surat dari Kemenpora ini telah beredar di media sosial. Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengkonfirmasi kebenaran surat ini. "Surat itu benar," ujar Gatot saat dihubungi Tempo, Senin, 3 September 2018.

    Surat bernomor 513/SET.BIII/V/2018 itu dibuat pada 1 Mei 2018 lalu. Di sana disebutkan Roy belum mengembalikan sebanyak 3.226 unit barang. Tak ada penjelasan rinci barang-barang apa saja yang masih dibawa Roy. Namun dalam surat itu dijelaskan barang-barang itu masih terkait dengan barang yang belum dikembalikan Roy pada 2016 silam.

    Surat Kemenpora untuk Roy Suryo yang beredar di media sosial.

    Surat itu menyebutkan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan pemeriksaan di Kemenpora selama tiga bulan terakhir. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa ribuan BMN belum dikembalikan.

    Kemenpora meminta barang segera dikembalikan dalam rangka pelaksanaan inventarisasi. Hal ini disebutkan perlu dilakukan agar akuntabilitas pengelolaan barang di Kemenpora dapat dipertanggungjawabkan.

    Pada 2016 silam, surat serupa sempat dibuat Kemenpora pada Roy Suryo. Saat itu Roy menanggapi dengan menyebut seluruh barang telah dikembalikan. Namun ia mengaku tak hadir pada saat pengembalian hingga kemungkinan serah terima barang tak rapi. Kepada Tempo, ia juga sempat menyatakan bahwa selama kepemimpinannya, BPK memberi opini wajar dengan pengecualian (WDP). "Kalau sudah WDP, menurut saya sudah clear, tidak ada apa-apa." (baca di sini)

    Pada 5 September pukul 00.30, Roy Suryo akhirnya membalas konfirmasi yang dilakukan Tempo. "Terima kasih atas Konfirmasi Anda terhadap Kabar Aset BMN Kemenpora sebanyak 3226 unit yg disebut2kan "masih saya bawa (?)", Padahal tidak sama sekali dan Saya duga dengan keras bahwa ini adalah Fitnah untuk menjatuhkan martabat dan nama baik saya di Tahun Politik ini," kata dia lewat pesan Whatsapp.

    Roy kemudian melanjutkan, "Untuk selanjutnya Silakan hubungi Penasehat Hukum saya : Bp. M. Tigor P. Simatupang, SH (dari M. Tigor P. Simatupang, SH‎ and Associates)."

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.