Selasa, 13 November 2018

Tinju Dunia: Cerita Daud dari Manchester, Bobotnya Sudah Under

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Indonesia Daud Yordan didampingi promotor Raja Sapta Oktohari memberikan keterangan saat konferensi pers di Jakarta, 25 April 2018. Daud berhasil mengalahkan petarung tuan rumah, Pavel Malikov, dengan menang KO di ronde ke-8. TEMPO/Subekti.

    Petinju Indonesia Daud Yordan didampingi promotor Raja Sapta Oktohari memberikan keterangan saat konferensi pers di Jakarta, 25 April 2018. Daud berhasil mengalahkan petarung tuan rumah, Pavel Malikov, dengan menang KO di ronde ke-8. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang laga tinju dunia melawan Anthony Crolla yang dijadwalkan di Manchester pada 10 November 2018, Daud Yordan menghabiskan waktu dengan latihan ringan dan bersantai.

    Daud dan pelatihnya, Pino Bahari sudah tiba di Manchester pada 2 November setelah sehari sebelumnya berangkat dari Jakarta melalui Qatar.

    Baca: Tinju Dunia: Ini Cerita di Balik Reuni Daud Yordan - Pino Bahari

    "Kondisi saya fit Bang. Berat badan saya sudah under, saat ini 60,8 kg. Pokoknya saya sudah siap tanding," ujar Daud melalui pesan whatsapp, sembari menunjukkan foto timbangannya.

    "Saya bertekad untuk menang KO, entar ronde ke berapa. Ini kesempatan yang tidak akan datang dua kali, sehingga saya tidak boleh sia-siakan," ujar Daud lagi.

    Baca: Tinju Dunia: Targetkan KO Crolla, Ini Hasil 6 Laga Terakhir Daud

    Pertarungan Daud vs Crolla merupakan upaya perebutan peringkat penantang kelas ringan WBA. Pemenang dari laga ini akan memperoleh kesempatan untuk menantang sang juara, yaitu Vasyl Lomachenko dari Ukraina.

    Laga Daud Yordan vs Anthony Crolla merupakan partai tambahan dari pergelaran tinju dunia. perebutan gelar juara kelas penjelajah sejati antara Oleksandr Usyk (Ukraina) kontra petinju tuan rumah, Tony Bellew.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.