Selasa, 13 November 2018

AFF Suzuki Cup: Bima Sakti dan Fandi Ahmad Larut dalam Nostalgia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti (kedua kiri) didampingi pemain timnas Indonesia Hansamu Yama (kiri) berjabat tangan dengan pelatih timnas Singapura Fandi Ahmad (kedua kanan) didampingi pemain timnas Singapura Hariss Harun saat konferensi pers piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11/2018).  ANTARA /Sigid Kurniawan

    Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti (kedua kiri) didampingi pemain timnas Indonesia Hansamu Yama (kiri) berjabat tangan dengan pelatih timnas Singapura Fandi Ahmad (kedua kanan) didampingi pemain timnas Singapura Hariss Harun saat konferensi pers piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11/2018). ANTARA /Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Timnas Indonesia versus Singapura di laga pertama Grup B Piala AFF atau AFF Suzuki Cup di Stadion Nasional, Singapura, Jumat ini, 9 November, akan mempertemukan pelatih Bima Sakti dan Fandi Ahmad. Keduanya sebelumnya kerap berhadapan saat masih bermain.

    Baca: AFF Suzuki Cup 2018 Hari Ini: Prediksi Singapura Vs Indonesia

    Bima dan Fandi pun larut dalam nostalgia saat bertemu dalam pers conference, Kamis. "Saya senang bisa bertemu kembali dengan Bima. Terakhir kali saya bertanding melawan dirinya di semifinal SEA Games tahun 1997. Ketika itu saya mencetak gol yang menjadi gol terakhir saya sebelum pensiun dari timnas," ujar Fandi.

    Menurut Fandi, dia selalu mengingat hal itu sebagai bagian dari hubungan baiknya dengan Bima Sakti. "Bima itu teman baik saya," kata Fandi yang pernah bermain di Indonesia bersama tim Niac Mitra (periode 1982-1983) dan melatih klub Indonesia Pelita Jaya pada tahun 2007.

    Baca: Hasil Piala AFF: Vietnam Tekuk Laos, Malaysia Menang

    Bima Sakti pun belum melupakan pertandingan empat besar sepak bola SEA Games 1997 tersebut. Berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Indonesia, Bima pun turut mencetak gol bersama Fandi Ahmad di kesebelasan lawan. Gol kemenangan Indonesia saat itu dilesakkan Fakhri Husaini.

    Pria bernama lengkap Bima Sakti Tukiman tersebut bahkan masih mengingat jelas bagaimana gol Fandi Ahmad terjadi karena kegagalannya mengantisipasi bola hasil operan sayap Singapura. "Waktu itu ada umpan silang dari pemain Singapura. Saya berusaha menyundulnya, tetapi terlanjur dicuri oleh Fandi yang akhirnya mencetak gol," kata Bima.

    Baca: Piala AFF 2018: Thailand Tak Bawa 4 Pemain Bintangnya

    Mengenai pertemuan pertama mereka sebagai pelatih keduanya pun sama-sama melontarkan pujian. "Saya sangat menghormati Fandi," tutur Bima.

    Sementara Fandi Ahmad menganggap Bima merupakan pelatih yang dihormati oleh para pemain karena dia merupakan pahlawan sepak bola di Indonesia. "Bima memiliki motivasi tinggi dan itu bisa merepotkan kami di laga nanti. Dia seorang legenda, dihormati pemain dan membawa dimensi baru untuk Indonesia," tutur dia.

    Timnas Indonesia menghadapi Singapura dalam laga tandang Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat ini, mulai pukul 19.00 WIB. Pertandingan akan disiarkan RCTI.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.