Formula 1: Luncurkan Mobil di Hari Valentine, Ini Harapan McLaren

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • embalap Fernando Alonso dari tim McLaren mencoba mobil barunya dalam Sesi Tes F1 di Sirkuit Barcelona Catalunya di Montmelo, Spanyol, 26 Februari 2018. Dalam F1 2018, McLaren mengenakan mobil MCL33 bertenaga Renault dengan tampilan warna mobil, Oranye. REUTERS/Albert Gea

    embalap Fernando Alonso dari tim McLaren mencoba mobil barunya dalam Sesi Tes F1 di Sirkuit Barcelona Catalunya di Montmelo, Spanyol, 26 Februari 2018. Dalam F1 2018, McLaren mengenakan mobil MCL33 bertenaga Renault dengan tampilan warna mobil, Oranye. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim McLaren F1 mengumumkan akan meluncurkan mobil balap untuk Formula 1 musim 2019 pada hari Valentine, 14 Februari 2019.

    Melalui akun resmi twitternya pada Kamis malam, McLaren mengeluarkan teaser dengan berpantun yang kurang lebih artinya,"Ada mobil berwarna merah, yang lain berwarna biru. Pada hari Valentine, kami akan menyingkapkan punya kami untukmu."

    McLaren selama enam musim terakhir puasa gelar juara, namun mereka berharap dari hasil musim lalu, yaitu finis keeenam, tiga tempat lebih baik dari pada yang mereka capai di tahun 2017 sebagai modal di tahun 2019.

    Tim yang bermarkas di Woking, Inggris itu melakukan perombakan dengan merekrut James Key yang sebelumnya bekerja untuk Toro Rosso sebagai kepala departemen tim teknis mereka.

    Dengan pensiunnya Fernando Alonso dan hengkangnya Stoffel Vandoorne, Carloz Sainz dan pebalap rookie Lando Norris masuk untuk menempati posisi mereka sebagai pebalap utama.

    McLaren menjadi tim keempat yang mengumumkan tanggal peluncuran mobil balapnya untuk musim 2019.

    Racing Point akan meluncurkan mobil mereka sehari sebelum hajatan McLaren.

    Sementara itu Renault akan meluncurkan mobil mereka pada 12 Februari, kemudian Ferrari pada 15 Februari.

    Pada 18 Februari tes-pramusim kedua Formula 1 2019 akan dimulai di Sirkuti de Barcelona-Catalunya Spanyol.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.