Usai Pensiun, Liliyana Natsir Belum Sempat Liburan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liliyana Natsir. Instagram.com/@natsirliliyana

    Liliyana Natsir. Instagram.com/@natsirliliyana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pensiun dari atlet bulu tangkis tak lantas membuat hari-hari Liliyana Natsir lengang. Peraih medali emas Olimpiade 2016 itu justru kebanjiran undangan dari berbagai kalangan usai menggantung raketnya.

    Liliyana mengatakan kehadirannya di berbagai acara untuk berbagi cerita usai memutuskan pensiun. "Semula mikirnya mau santai dulu, tapi ada undangan dari televisi ke televisi," kata dia usai mengikuti joyflight bersama TNI Angkatan Udara di Jakarta, Sabtu, 9 Februari 2019.

    Baca: Main Bulu Tangkis di Pesawat, Liliyana Ingin Motivasi Anak Muda

    Perempuan yang akrab disapa Butet itu menyatakan amat menikmati kegiatan mengisi acara yang tengah dilakukan belakangan ini. Ia menilai kesempatan hadir di suatu acara tidak akan terus dilakukan setiap waktu. "Seperti main bulu tangkis di pesawat misalnya, tidak ada kesempatan dua kali," ucapnya.

    Imbas dari padatnya aktivitas harian, Liliyana menyebut belum sempat menjalani liburan. "Bulan ini masih sibuk. Mungkin bulan depan mulai merancang," kata dia.

    Liburan bagi perempuan asal Manado, Sulawesi Utara itu merupakan salah satu kegiatan yang ingin dilakukan usai pensiun. Liliyana mengaku selama menjadi atlet sulit mencari waktu berlibur bersama keluarga. "Kali ini saya sudah tidak lihat jadwal (pertandingan) lagi karena sudah pasti bisa (liburan)," ucapnya.

    Baca: Apa Kabar Pengangkatan Liliyana Natsir Sebagai PNS?

    Sebelumnya, TNI AU mengajak Liliyana bermain bulu tangkis di dalam kabin pesawat militer Hercules. Kegiatan itu merupakan bentuk apresiasi bagi Liliyana yang sudah banyak memberikan gelar juara bagi Indonesia.

    Selain itu, dia juga sempat berbagi kisah sukses bersama pengunjung acara Angkasa Expo di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma. Liliyana bercerita tentang perjalanan karirnya di bulu tangkis selama sekitar 24 tahun.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.