Formula 1: McLaren Luncurkan Mobil Balap MCL34

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil balap baru McLaren MCL34 yang akan dipakai untuk balapan Formula 1 musim 2019. (Formula1.com)

    Mobil balap baru McLaren MCL34 yang akan dipakai untuk balapan Formula 1 musim 2019. (Formula1.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - McLaren meluncurkan mobil balap terbarunya, MCL34, pada Kamis, yang akan menjadi tunggangan Carlos Sainz Jr dan Lando Norris di balapan Formula 1 musim 2019.

    Jet darat yang didominasi warna oranye dan biru tua itu diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran di markas McLaren di Woking, Inggris Raya, demikian laman resmi Formula1.com pada Kamis.

    Memiliki desain sayap depan yang lebih sederhana dan bargeboard yang lebih ringkas karena mengikuti regulasi baru, MCL34 yang kali ini menggunakan mesin Renault akan digeber untuk pertama kalinya di tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 18 Februari nanti.

    "Ini akan menjadi tahun yang hebat bagi kami," kata CEO McLaren Zak Brown sebelum peluncuran. "Saya kira kami memiliki bakat-bakat yang luar biasa. Semua orang akan sangat menantikan melihat kami di balapan Australia."
    Mobil McLaren tahun lalu, MCL33, tampak sebagai salah satu mobil terkuat di papan tengah ketika dikendarai Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne di awal musim.

    Mereka finis di peringkat enam konstruktor tahun lalu menggunakan mesin Honda.

    "Saya kira kami akan mendapati dua pebalap Grand Prix yang muda dan sangat cepat. Kemudian semua orang di McLaren telah bekerja sangat keras untuk memastikan kami membuat mobil balap yang lebih baik daripada yang kami hasilkan di 2018," kata Brown.

    McLaren yang pernah dominan di zaman Ayrton Senna dan Alain Prost belum pernah memenangi balapan sejak 10 tahun lalu.

    Terakhir kali mereka merebut gelar juara Formula 1 berkat performa Lewis Hamilton pada musim balap 2008.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.