Jadwal MotoGP Argentina: Rossi Hadapi Tantangan Soal Ban Depan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Yamaha, Valentino Rossi. (foto: Yamaha MotoGP)

    Pembalap Yamaha, Valentino Rossi. (foto: Yamaha MotoGP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, akan mewaspadai masalah ban depan dalam lomba MotoGP seri kedua di Sirkuit Autódromo Termas de Río Hondo, Argentina, akhir pekan ini. Persoalan itu sempat membebani pembalap Italia di sesi latihan bebas Qatar, pekan lalu.

    Rossi saat itu tercepat saat latihan pertama, namun finis ke-14 pada latihan kedua. Rossi mengatakan, pada latihan kedua itu ia menghancurkan sisi kanan ban depannya. Untungnya saat berlomba ia mampu bangkit. Memulai start dari urutan 14 ia mampu finis di posisi kelima.

    Apa masalah sebenarnya dengan Rossi saat itu? Penjelasan muncul dari Manajer of the Two-Wheel Michelin Motorsport, Piero Taramasso. Menurutnya, Rossi saat itu kedodoran bukan karena masalah ban depan, tapi karena settingan motor yang salah.

    "Tampaknya itu terkait dengan set-up motor. Rossi mengerem sangat keras, terlambat, tidak seperti Marc Marquez. Rossi cukup agresif dan dia membutuhkan keseimbangan yang sangat, sangat baik untuk mengimbangi ban depannya," kata dia.

    Taramasso mengatakan, Rossi diduga tidak menyesuaikan ban dengan faktor lainnya di Sirkuit Losail. "Di Losail, Rossi memiliki masalah. Dengan pasir di lintasan, kelembaban, suhu rendah, setiap pembalap memiliki masalah untuk membuat ban depan bekerja. Jika penyesuaian Anda tidak sempurna, Anda membuat ban cepat aus," kata dia.

    Menurut Taramasso, Rossi bukan satu-satunya, pembalap lain juga mengalami masalah sama. "Jika Anda turun ke trek, Anda akan melihat bahwa kadang-kadang ada graining pada ban. Perlu untuk melakukan lebih banyak putaran dan biasanya dapat dibersihkan. Dalam beberapa kasus, jika set-up tidak benar, maka tidak pernah bisa dibersihkan,” kata dia.

    Setelah melewati seri pertama, Rossi menempati posisi kelima klasemen pembalap dengan nilai 11. Ia berada di bawah Andrea Dovizioso (25 poin), Marc Marquez (20 poin), Cal Crutchlow (16 poin), dan Alex Rins (13 poin).

    Jadwal seri dua MotoGP 2019:
    Jumat, 29 Maret 2019
    FP1 Moto3 | 19:00 WIB
    FP1 Moto2 | 19:55 WIB
    FP1 MotoGP | 20:50 WIB
    FP2 Moto3 | 23:15 WIB

    Sabtu,30 Maret 2019
    FP2 Moto2 | 00:10 WIB
    FP2 MotoGP | 01:05 WIB
    FP3 Moto3 | 19:00 WIB
    FP3 Moto2 | 19:55 WIB
    FP3 MotoGP | 20:50 WIB
    Q1 Moto3 | 22:35 WIB
    Q2 Moto3 | 23:00 WIB
    Q1 Moto2 | 23:30 WIB
    Q2 Moto2 | 23:55 WIB

    Ahad, 31 Maret 2019
    FP4 MotoGP | 00:25 WIB
    Q1 MotoGP | 01:05 WIB
    Q2 MotoGP | 01:30 WIB
    Pemanasan Moto3 | 19:40 WIB
    Pemanasan Moto2 | 20:10 WIB
    PemanasanMotoGP | 20:40 WIB
    Lomba Moto3 | 22:00 WIB
    Lomba Moto2 | 23:20 WIB (Trans7)

    Senin, 01 April 2019
    Lomba MotoGP | 01:00 WIB (Trans7).

    Klasemen pembalap MotoGP:
    1. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP19) 25 poin
    2. Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) 20 poin
    3. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 16 poin
    4. Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 13 poin
    5. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 11 poin
    6. Danilo Petrucci ITA Ducati Team (Desmosedici GP19) 10 poin
    7. Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 9 poin
    8. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 8 poin
    9. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 7 poin
    10. Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 6 poin
    11. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 5 poin
    12. Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory (RC16) 4 poin
    13. Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda (RC213V) 3 poin
    14. Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2 poin
    15. Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 1 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.