MotoGP, FIM Anggap Komponen Pendingin Ban Ducati Legal

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Kontroversi soal komponen pendingin ban pada motor Ducati di MotoGP musim ini akhirnya tuntas. Federasi Olahraga Bermotor Internasional, FIM, menyatakan bahwa komponen tersebut legal.

    Keputusan FIM tersebut diumumkan pada pertemuan kedua mereka Selasa kemarin. Pada Jumat pekan lalu, FIM tak bisa memutuskan protes yang diajukan Honda, KTM, Suzuki serta Aprilia itu karena membutuhkan data dan penelitian lebih lanjut dari komponen tersebut.

    Dalam keputusannya, FIM menyatakan bahwa tak ada pelanggaran aturan yang diajukan oleh pihak yang mengajukan protes. Karena itu, mereka menilai tak bisa menerima protes tersebut.

    "Tim yang mengajukan protes keberatan terhadap perangkat yang mereka anggap sebagai perangkan aerodinamika dan karena itu tak memprotes aturan teknis MotoGP. Setelah melakukan pertemuan, kami menolak keberatan tersebut," ujar FIM dalam pernyataan resminya.

    Protes terhadap komponen yang terletak di bawah lengan ayun motor Ducati itu dilancarkan Honda, Suzuki, Aprilia dan KTM pasca lomba di Sirkuit Losail, Qatar, dua pekan lalu. Mereka menilai komponen yang menempel di bagian lengan ayun motor Desmosedici milik Andrea Dovizioso, Danillo Petruci dan Jack Miller tersebut memberikan keuntungan aerodinamika. 

    Namun protes mereka ditolak oleh Direktur Teknik MotoGP, Danny Aldridge. Ducati sendiri menyatakan bahwa perangkat tersebut hanya berfungsi untuk mengalirkan udara ke ban belakang motor mereka untuk membantu proses pendinginan. Mendapatkan penolakan, keempat pabrikan itu mengajukan protes ke FIM sebagai induk olahraga bermotor dunia.

    FIM juga menyatakan sepakat dengan keputusan Direktur Teknik MotoGP Danny Aldridge yang menyatakan membutuhkan penelitian lebih mendalam untuk memastikan apakah alat tersebut memberikan keuntungan aerodinamika kepada motor Ducati. Dan FIM pun sepakat bahwa hal tersebut tak bisa dilakukan saat musim sudah berjalan.

    Dengan keputusan tersebut, artinya kemenangan Andrea Dovizioso di seri MotoGP Qatar dua pekan lalu dipulihkan. Sebelumnya, kemenangan Dovi dibekukan dan terancam dibatalkan jika komponen pendingin ban tersebut dianggap ilegal.

    Ducati juga dipastikan akan dapat menggunakan komponen tersebut dalam seri MotoGP selanjutnya. Akhir pekan ini, Moto GP akan menggelar seri kedua di Sirkuit Termas de Hondo, Argentina.

    CYCLE NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.