ROC Esports Tak Mau Hanya Jadi Penggembira di Piala Presiden 2019

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim ROC Esports mengincar gelar juara di turnamen Piala Presiden Esports 2019 di Jakarta. ROC lolos ke babak utama dan menjadi wakili regional Bali. Foto TEMPO/Aditya Budiman.

    Tim ROC Esports mengincar gelar juara di turnamen Piala Presiden Esports 2019 di Jakarta. ROC lolos ke babak utama dan menjadi wakili regional Bali. Foto TEMPO/Aditya Budiman.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi ROC Esports turnamen Piala Presiden Esports 2019 merupakan ajang paling besar yang pernah diikuti. Kendati baru tampil perdana di level nasional, tim asal Bali itu mematok target tinggi, yakni ingin membawa pulang gelar juara.

    Turnamen terbesar yang pernah diikuti ROC sebelumnya ialah Mobile Legends Southeast Asia Cyber Arena (SEACA) 2018. Di ajang yang berlangsung Oktober lalu itu langkah ROC terhenti di delapan besar saat melawan Onic Esports.

    Pemain ROC Komang Andre Valentino tak ingin keberhasilannya melaju ke babak utama Piala Presiden hanya jadi penggembira semata. Menurut dia, status ROC di turnamen game Mobile Legends Piala Presiden merupakan penantang bagi tim-tim profesional. "Ini kesempatan kami melawan tim besar," ucap Andre di Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019.

    Andre mengatakan rekan-rekannya punya komitmen tinggi di Piala Presiden. Bahkan salah satu pemainnya rela melepas pekerjaan agar bisa fokus berlatih. "Kuliah pun kami banyak bolosnya," ucap mahasiswa Universitas Warmadewa Denpasar itu.

    Tim ROC terdiri dari lima pemain. Mereka adalah Komang "HaiPoo" Andre Valentino (posisi: Tank), Panji "Fanjie" Setiawan (Tank-Support), I Putu "Dante" Sadiharta (Offlaner), Ari "BeeGee" Mahendra (Assassin), Edo Walensa (Marksman).

    Sebelum turun di kualifikasi regional Bali, ROC fokus berlatih selama sepekan penuh. Setiap hari kelima pemain menggelar latihan delapan jam. Tak sekedar bertanding, pemain juga mencari tahu titik lemah calon lawan dan mengevaluasi setiap kekalahan.

    Andre mengatakan setiap kebersamaan yang dilalui amat penting karena akan berdampak ke permainan di panggung. Menurut dia, saat ini pekerjaan rumah terbesar ROC ialah membangun mental bertanding.

    Berbeda dengan tim profesional yang dinilai jarang mengalami demam panggung, Andre menyebut, rekan-rekannya masih merasakan ketegangan kala tampil di hadapan banyak orang. "Kami masih tegang. Tapi semangat untuk bermain jauh lebih besar," kata dia.

    Ihwal strategi di babak utama nanti, Andre cs memilih menyimpan rapat-rapat. Namun sedikit bocoran, Andre menuturkan, ROC akan mengamati karakter atau hero yang bakal dipakai oleh calon lawan. "Kami akan cari hero yang lebih baik dari lawan," kata dia.

    Babak utama Piala Presiden Esports akan berlangsung pada 30-31 Maret 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Sebanyak 16 tim esports sudah memastikan diri lolos ke babak utama. Mereka terdiri dari delapan tim profesional dan delapan tim regional (daerah).

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.