Cerita Jack Ma Terinspirasi Bintang Tinju Dunia, Gennady Golovkin

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jack Ma berfoto bersama petinju favoritnya, Gennady Golovkin saat mereka bertemu di Las Vegas pada pertarungan pertama Golovkin vs Saul Canelo Alvarez, 16 September 2017. (inform.kz)

    Jack Ma berfoto bersama petinju favoritnya, Gennady Golovkin saat mereka bertemu di Las Vegas pada pertarungan pertama Golovkin vs Saul Canelo Alvarez, 16 September 2017. (inform.kz)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebisnis asal Cina yang menjadi pemilik Alibaba Group dan salah satu orang terkaya di dunia, Jack Ma ternyata adalah penggemar berat bintang tinju dunia kelas menengah Gennady Golovkin.

    Kekaguman Ma terhadap petinju asal Kazakstan itu ditunjukkan dengan kehadirannya menonton langsung pertandingan Golovkin vs Saul Canelo Alvarez di Las Vegas pada 16 September 2019.

    Bagi Ma, menonton Golovkin bertanding adalah kali pertama baginya menonton langsung sebuah laga tinju.

    Baca: Tinju Dunia: Hook Maut Golovkin KO Rolls Ronde 4, Simak Videonya

    “Saya sungguh terkesan. Menonton langsung tinju di arena dengan lewat televisi sungguh sangat berbeda. Dengan menonton langsung di arena kita dapat mendengarkan benturan sarung tinju ke badan lawan,” ujar Ma.

    “Atmosfernya sungguh terasa. Dan yang terpenting saya sangat terinspirasi kepada Golovkin. Sebagai petinju yang sudah berumur, dia sanggup mengatasi tantangan dari lawan yang jauh lebih muda,” kata Ma melanjutkan.

    Baca: 4 Fakta Mengharukan Founder Alibaba Jack Ma

    Ma dikabarkan setelah itu semakin dekat dengan Golovkin. Mereka bertemu dalam beberapa kesempatan setelah laga di Las Vegas yang ditonton langsung oleh Ma tersebut.

    Selain menggemari Gennady Golovkin, Jack Ma juga kabarnya punya hubungan baik dengan bintang tinju dunia asal Filipina, Manny Pacquiao.

    KAZINFORM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Minta Lion Air dan Citilink Turunkan Harga Tiket LCC

    Pemerintah telah memerintahkan dua maskapai penerbangan domestik, Lion Air dan Citilink, untuk menurunkan harga tiket pesawat berbiaya murah.