Sambut Olimpiade Tokyo 2020, Lazada Gelar Olympic Day Run

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet renang Jepang, Daiya Seto dan atlet Paralympik, Monika Seryu, saat memperkenalkan Miraitowa dan Someity, maskot Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2018. Pencipta maskot ini adalah  Ryo Taniguchi, yang merupakan lulusan jurusan seni dari Cabrillo College di California. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Atlet renang Jepang, Daiya Seto dan atlet Paralympik, Monika Seryu, saat memperkenalkan Miraitowa dan Someity, maskot Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2018. Pencipta maskot ini adalah Ryo Taniguchi, yang merupakan lulusan jurusan seni dari Cabrillo College di California. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 2.020 pelari dari berbagai kalangan meramaikan agenda Olympic Day Run di kompleks Gelora Bung Karno Senayan yang diinisiasi Lazada Group untuk menyambut pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020.

    "Olimpiade akan berlangsung tepat bulan ini di tahun depan, acara ini menjadi penyemangat untuk masyarakat Indonesia menyambut olimpiade," tutur CEO Lazada Indonesia Chun Li di Jakarta, Minggu.

    Lazada yang merupakan anggota Alibaba Group ini menjadi mitra resmi Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan mendukung penuh pelaksanaan agenda olahraga terbesar sedunia itu.

    Selain dihadiri ribuan masyarakat, acara tersebut juga turut dihadiri sejumlah tokoh pemerintahan hingga atlet nasional antara lain Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir, atlet angkat besi Eko Yuli, atlet panah Dellie T., dan juga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Puan Maharani yang menyempatkan diri untuk membuka acara itu.

    Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Ketua KOI Erick Thohir mengapresiasi upaya Lazada yang mengingatkan masyakarat Indonesia untuk bersiap menyambut olimpiade tahun depan.

    Ia menilai, kegiatan olahraga berskala multinasional bisa menjadi media perekat kebangsaan dan persatuan.

    "Saya mengutip pernyataan presiden IOC (Thomas Bach), menurut dia di tengah situasi dunia yang penuh konflik, olimpiade bisa menjadi pengingat kalau olahraga dan sportifitas bisa membawa kedekatan orang-orang dari seluruh dunia," kata Erick memaparkan.

    Selain itu, KOI juga berharap kegiatan ini menjadi momen untuk mendorong masyarakat memberikan dukungan kepada para atlet nasional yang akan berlomba di Olimpiade Tokyo 2020.

    "Harapannya ya keberhasilan di Asian Games kemarin (2018) bisa terulang lagi di Olimpiade 2020, tentu dengan dukungan dan doa dari masyarakat," kata Erick Thohir menambahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.