Proyeksi KOI, Indonesia Raih 53 Emas di SEA Games 2019

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt Sekjen Komite Olimpiade Indonesia, Hellen Sarita Delima menjelaskan mengenai persiapan kontingen Indonesia mengikuti SEA GAMES 2019, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Agustus 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Plt Sekjen Komite Olimpiade Indonesia, Hellen Sarita Delima menjelaskan mengenai persiapan kontingen Indonesia mengikuti SEA GAMES 2019, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Agustus 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memproyeksi para atlet Indonesia bisa membawa pulang 53 medali emas di ajang SEA Games 2019.

    “Kalau dari pihak pemerintah sendiri juga sudah menargetkan 53 emas, kita coba ikuti aja dulu itu,” ujar Plt Sekretaris Jenderal, Hellen Sarita Delima di Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Menurut Hellen, masih terlalu dini untuk menetapkan target medali emas. Kata dia, KOI baru bisa menyampaikan target resmi setelah terbentuk kontingen yang bakal diberangkatkan ke SEA Games 2019, di Filipina. “Itu pasti sudah dengan prediksi-prediksi dari hasil monev,” ungkap dia.

    Sebelumnya, anggota Tim Monitoring dan Evaluasi KOI, Octavianus Matakupan menuturkan, dari hasil pertemuan dengan pengurus cabang olahraga, target medali emas Indonesia di SEA Games ada di kisaran 51-53 medali.

    Menurut dia, target itu cukup realistis mengingat ada 56 cabang olahraga yang dipertandingkan oleh tuan rumah Filipina. "Target medali itu jelas, yakni atletnya siapa dan bertanding di nomor apa," kata Octavianus di Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019

    Kendati ada 56 cabang olahraga yang dipertandingkan, Octavianus menyebut, Indonesia tidak akan turun di semua pertandingan. "Kami rekomendasikan 35-40 cabang olahraga yang bisa diikuti di SEA Games," ucap dia.

    Target membawa pulang 51 medali emas meningkat bila dibandingkan dengan prestasi Indonesia di SEA Games Malaysia 2017. Dua tahun lalu, tim Merah-Putih meraih medali 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.