Begini Hari Pertama Hanif Dhakiri Jadi Pelaksana Tugas Menpora

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksana tugas Menteri Pemuda dan Olahraga Hanif Dhakiri saat pertama kali datang ke kantor Kemenpora, Selasa, 24 September 2019. Antara/Asep Firmansyah

    Pelaksana tugas Menteri Pemuda dan Olahraga Hanif Dhakiri saat pertama kali datang ke kantor Kemenpora, Selasa, 24 September 2019. Antara/Asep Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri memulai hari pertama berkantor sebagai pelaksana tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga. Datang sekitar pukul 10.00 WIB di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Hanif langsung ke lantai 10 dan bertemu dengan sejumlah pejabat Kemenpora untuk meminta keterangan.

    Usai mendengar penjelasan para pejabat Kemenpora, sekitar pukul 14.00 WIB ia turun ke lantai dasar dan menemui wartawan yang telah menunggu sejak pagi.

    Hanif mengatakan kedatangan pada hari pertama hanya untuk berbincang dan mengetahui perkembangan terkini di Kemenpora. Ia menegaskan tidak ada masalah kendati harus memegang dua jabatan penting di dua kementerian.

    Menurut dia, tugas di Kemenpora tak beda seperti mengurus keluarga dan pekerjaan. "Ada kalanya keluarga nomor satu, ada kalanya kerja nomor satu. Istilahnya Kemenaker dan Kemenpora kurang lebih prinsipnya seperti itu," kata Hanif, Selasa, 24 September 2019.

    Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini menilai tak sulit mengatur pekerjaan di dua kementerian. Sebab, ia pernah menjadi anggota parleman di Komisi Olahraga.

    "Bagi waktu sebulan tak terlalu soal lah. Tadi pagi saya sudah berkegiatan di Kemenaker, jam 10 ke sini. Bisa diatur lah. Kalau sebulan tidak terlalu ribet," kata Hanif.

    Presiden Joko Widodo menunjuk Hanif Dhakiri sebagai Plt Menpora usai Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Hanif hanya akan memegang dua jabatan selama sebulan atau sebelum pembentukan kabinet baru periode 2019-2024.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.