Museum Olahraga Surabaya, Minarti dan Alan Sumbangkan Raket

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih tunggal putri Minarti Timur berpose disela-sela latihan untuk Piala Sudirman 2017 di Carrara Sport and Leisure Centre, Queensland, Australia, 21 Mei 2017. ANTARA/Rosa Panggabean

    Pelatih tunggal putri Minarti Timur berpose disela-sela latihan untuk Piala Sudirman 2017 di Carrara Sport and Leisure Centre, Queensland, Australia, 21 Mei 2017. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Sang legenda bulu tangkis Indonesia, Minarti Timur dan Alan Budikusuma, menyumbangkan raket dan kausnya untuk museum olahraga yang saat ini sedang dibangun di Gedung Gelora Pancasila, Kota Surabaya, Jawa Timur.

    "Saya siap bantu apa saja yang dibutuhkan. Sementara ini kami menyumbangkan raket dan kaos," kata Minarti Timur saat menyerahkan kaos dan raketnya kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinas wali kota Jalan Sedap Malam Surabaya, Senin, 7 Oktober 2019.

    Hadir dalam penyerahan raket dan kaos milik Minarti dan Alan Budi Kusuma tersebut, di antaranya Henny Maspaitella sang legenda atletik, kareteka Jeane Taroreh, atlet panjat tebing Rahmad Adi Mulyono dan Amanda Narda Mutia.

    Minarti, yang saat ini juga menjadi pelatih bulu tangkis, sangat mengapresiasi dan mendukung rencana Wali Kota Risma membangun Museum Olahraga. Bahkan, ia mengaku siap menyumbangkan apapun dan membantu apapun yang dibutuhkan oleh Wali Kota Risma untuk membangun museum itu.

    Raket dan kaus itu merupakan kenang-kenangan yang paling berkesan bagi dia karena dipakai pada saat menjuarai Olimpiade Sydney 2000. Bagi Minarti, itu juara yang paling tinggi selama kariernya di dunia bulu tangkis.

    "Selama ini, kaus ini disimpan di rumah saya di Surabaya. Makanya, kemarin setelah pulang ke Surabaya, saya lihat ada kaus ini dan saya kasihkan ini aja," kata Minarti.

    Ia mengaku sangat bangga dan berterima kasih kepada Wali Kota Risma yang akan membuat Museum Olahraga. Bagi dia, ini merupakan suatu penghargaan juga.

    "Sebagaimana yang ibu wali kota sampaikan bahwa ini untuk menginspirasi supaya anak-anak Surabaya juga punya impian membela Indonesia di ajang internasional," ujarnya.

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan saat ini memang sedang menyiapkan bahan-bahan untuk diletakkan di Museum Olahraga, karena potensinya sangat besar. Apalagi, dalam bidang olahraga ini, banyak atlet luar biasa yang berasal dari Kota Surabaya.

    "Makanya, saya sampaikan terima kasih banyak kepada Mbak Minarti dan Mas Alan yang telah sumbangsih membantu raket dan kaosnya ini," kata Risma.

    Nantinya, dia melanjutkan, barang-barang yang telah disumbangkan oleh para atlet itu akan diberikan tulisan penjelasannya. Ia mencontohkan seperti raket, nantinya raket itu akan diberi penjelasan tentang raket itu digunakan pada saat bertanding di mana dan kejuaraan apa. Bahkan, penjelasannya juga akan dilengkapi latar belakang pendidikan Minarti Timur dan Alan Budikusuma.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.