Indonesia Rebut Piala Suhandinata, Pemerintah Siapkan Bonus

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda putra bulutangkis junior Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil membawa medali emas dan titel juara usai mengalahkan unggulan pertama asal Cina Di Zi Jian/Wang Chang (21-19, 21-18) di babak final Kejuaraan Dunia Badminton Junior 2019 yang diselenggarakan di Kazan Gymanistics Center, Rusia, Minggu (13/10) waktu setempat. (foto: doc. kemenpora)

    Pasangan ganda putra bulutangkis junior Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil membawa medali emas dan titel juara usai mengalahkan unggulan pertama asal Cina Di Zi Jian/Wang Chang (21-19, 21-18) di babak final Kejuaraan Dunia Badminton Junior 2019 yang diselenggarakan di Kazan Gymanistics Center, Rusia, Minggu (13/10) waktu setempat. (foto: doc. kemenpora)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan bonus bagi tim bulu tangkis junior yang berhasil membawa pulang Piala Suhandinata dan satu gelar juara di Kejuaraan Dunia Junior di Kazan, Rusia.

    Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menuturkan Kemenpora akan memberikan bonus kepada tim bulutangkis junior. Namun ia belum bisa memastikan nilai yang akan diberikan. "Kami bisa memastikan ada apresiasi. Minimal doa, yang maksimal kita nanti tunggu pak menteri karena beliau masih mengurus pekerjaannya," kata Isnanta, Selasa, 15 Oktober 2019.

    Isnanta memuji tim bulutangkis junior yang berhasil mencetak sejarah dengan meraih medali emas pada turnamen beregu dan membawa pulang Piala Suhandinata untuk pertama kalinya dalam 17 tahun penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

    "Selama 17 tahun Indonesia menunggu piala itu untuk singgah di sini. Penantiannya sangat panjang. Alhamdulillah di 2019 tim junior memberikan kado indah untuk Indonesia," sebut Isnanta.

    Ia meyakini, kemenangan gemilang itu juga menampik anggapan negatif bahwa generasi bulu tangkis setelah Susy Susanti menjadi semakin meredup.

    "Kami mewanti-wanti perjalanan masih panjang, yang kemarin kalian kalahkan di Rusia pasti akan mencoba lagi agar menjadi lebih bagus. Yakin kita bisa jadi yang terbaik di dunia, adik-adik harus siap menggantikan yang senior," ujar Isnanta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.